Uki Utama: Ide Dulu, Baru Platform

0
811


ADVERTISING-INDONESIA.id – Uki Utama, President & CEO Right Hand sebuah Digital Agency di Jakarta mengutarakan bahwa masih ada principals yang masih “Shock Culture” dengan era digital. Semua brand dan produknya mendadak harus ditransformasikan ke digital. Apapun dibuat digital hingga akhirnya membuat principal kebingungan sendiri dan entah apa yang harus dilakukan setelah brand-nya ditransformasikan ke digital.

Uki percaya bahwa semua brand bisa ditransformasikan ke dalam digital namun sebelum melangkah kesana perlu sebuah ide. “Bagaimanapun brand tetap membutuhkan ide terlebih dahulu, setelah itu baru platform (digital),” ungkap Uki pada saat berbicara di The 1st Advertising Forum yang diadakan Advertising-Indonesia.id.

Pandangan yang menuliskan bahwa “Everything is Digital” memang mengusik semua orang. Terutama bagi principals sehingga seringkali di pacu untuk segera bertransformasi ke dalam platform digital meskipun banyak hal yang belum siap. Akhirnya apa yang terjadi? Tidak sedikit digital agency langsung dipanggil lalu diminta untuk berpikir “From A to Z” tentang bagaiman brand bisa masuk ke dalam platform digital. Bahkan kalau bisa langsung ada sales via digital!

Tentu saja, untuk mentransformasikan brand ke dalam platform digital memang sangat bisa dilakukan, tapi yang sulit adalah menciptakan ide dimana transformasi brand ke digital bisa berjalan mulus. Banyak hal yang perlu dilalui untuk mendapatkan ide tersebut apalagi sebelum itu masih perlu riset agar ide yang diciptakan memiliki signature dan membawa pesan yang kuat.

Di Jakarta ada sekitar 400 digital agency yang berkompetisi dan menjalankan bisnisnya. Untuk itu perlu basis ide yang kuat yang bisa ditawarkan kepada klien. Dalam hal ini sudah diketahui bahwa digital sangat unggul dari penetrasi ke konsumen dan pengukuran, namun untuk bisa meraih penetrasi yang kuat butuh ide yang berbobot sehingga hasilnya dapat diukur secara objektif.


– Advertising & Digital; Agar Kreatifitas Tidak Ditawar Murah oleh Client
– Masa Depan Industri Advertising Indonesia Simak, Tuturan Jernih Gandhi Suryoto (Bag-1)
– The 1st Advertising Forum Hangatnya Advertising Forum Kami…
– Mencoba Menangkap Pesan “Dead Air” Radio di Jakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here