Lion Air Group Borong Mesin Pesawat Senilai US$ 5,5 Miliar

0
296

“Kami sangat senang dapat bekerjasama dengan CFM, hal ini sejalan untuk meningkatkan dan memperkuat strategi bisnis dengan melakukan pemesanan mesin LEAP dan CFM56 Saya yakin pengirimannya bisa tepat waktu,” kata President and Chief Executive Officer of Lion Air Group, Edward Sirait usai penandatangan di Hotel Indonesia Kempinski.

Dengan begitu Lion Group menjadi maskapai pengguna mesin LEAP terbesar di dunia dengan total armada yang memanfaatkan 924 mesin LEAP senilai US$ 13,4 miliar.

Kesepakatan yang dilakukan hari ini juga termasuk dalam perluasan layanan Material Service Agreement (MSA) selama 25 tahun untuk mesin CFM56-7B, CFM56-5B, dan LEAP-1B serta ke depannya juga termasuk mesin LEAP-1A.

Sebelumnya ini kesepakatan ini baru berlaku untuk mesin CFM56-7B, CFM56-5B, serta LEAP 1-B. Nantinya CFM juga akan menyediakan fasilitas Maintenance, Repair, and Operation (MRO) untuk mesin LEAP dan CFM56 milik Lion.

Fasilitas ini akan diadakan di fasilitas perbaikan milik Lion di Batam. “Dengan memperluas layanan akan melengkapi kemitraan kami,” kata Edward Sirait.


– Hebohnya Pitching! Ikut? Tidak Ikut?
– Perlunya Membangun Komunikasi Teknis Dengan Klien
– Garuda Indonesia Travel Air 2018 Optimis Capai Penjualan Rp 531 miliar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here