Menjaga Daya Saing Brand

0
348


ADVERTISING-INDONESIA.id – Survey tentang daya saing suatu brand biasanya dilakukan untuk mengetahui kekuatan terkini dari suatu brand. Jika memang ditemukan unsur-unsur brand yang berada pada posisi negatif atau di bawah nilai pasar kompetitif, pemilik brand masih memiliki kesempatan dalam menciptakan dan membangun segala unsur brand ekuiti agar daya saing brand tetap terjaga.

Setiap pemilik brand selalu memiliki harapan yang tinggi, termasuk meraih pangsa pasar (market share) yang signifikan dan sekaligus mendominasi benak (mind share) konsumen. Setiap pemilik brand selalu menetapkan angka sasaran market share yang tinggi sebab angka yang signifikan dianggap memberi peluang bertahan yang cukup di tengah persaingan pasar.

Harapan tersebut dimulai dengan menciptakan kesadaran target market atas suatu brand (creating brand awareness). Pengenalan brand didefinisikan sebagai kemampuan seorang target market atau target audiens dalam mengidentifikasi dan menguraikan atribut suatu brand, baik sisi fisik maupun non fisiknya. Seringkali setelah seseorang mengenal sebuah brand dengan baik, timbul keinginan untuk mencoba dan menggunakan brand tersebut. Jika tahap ujicoba (trial) sudah terjadi dan berhasil, maka akan terbuka kemungkinan bagi seseorang untuk membeli kembali brand tersebut dan kemungkinan untuk menjadi pembeli loyal akan menjadi sangat terbuka.

Pangsa pasar suatu brand bisa menurun setiap saat sehingga pemilik brand disarankan untuk mengukur daya tahan atau daya saing brand yang mereka tangani.

Saat ini kita mengenal berbagai pihak yang kerap melakukan pengukuran-pengukuran daya saing brand dan menganugerahi brand dengan penghargaan seperti Top Brand, Best Brand, Trusted Brand, dan lain-lain. Semua pengukuran dan penghargaan ini kerap memberi kepercayaan yang semakin besar kepada setiap brand untuk membangun aktifitas promosi yang lebih besar demi meningkatkan daya saing brand di tengah-tengah pasar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here