Survei Nielsen:
Belanja Iklan Januari-September 2018 Tumbuh 5 Persen

0
94


ADVERTISING-INDONESIA.id – Jakarta, 30 Oktober, 2018 – Pertumbuhan belanja iklan sepanjang Januari-September 2018 menunjukkan tren positif di angka 5 persen. Dengan total belanja iklan baik di media televisi dan cetak mencapai Rp 114,4 Triliun. Dalam kuartal ketiga tahun 2018 ini juga belanja iklan masih tumbuh secara perlahan 4 persen dengan total belanja iklan sebesar Rp 39 Triliun dibandingkan kuartal ketiga di tahun 2017.

Porsi belanja iklan di media televisi masih stabil bertumbuh di angka 9 persen dengan menyumbangkan total belanja iklan sebesar Rp 93,8 Triliun dan masih menjadi kontributor terbesar belanja iklan pada kuartal ini. Sepanjang kuartal ketiga 2018, kategori Pemerintahan dan Politik menjadi penyumbang belanja iklan terbesar dengan total belanja iklan Rp 2,9 Triliun, atau tumbuh 40 persen. Kategori Layanan Online berada di urutan kedua dan tumbuh 45 persen dengan total belanja iklan mencapai Rp 2,4 Triliun. Di urutan ketiga adalah kategori Perawatan Rambut dengan belanja iklan sebesar Rp 2,1 Triliun. Disusul dengan kategori Rokok Kretek dengan belanja iklan mencapai Rp 1,6 Triliun dan tumbuh 8 persen.

Selanjutnya Kategori Perawatan Wajah berada di urutan kelima dengan total belanja iklan Rp 1,5 Triliun, tumbuh tipis 0,2 persen.

Dari sisi merek-merek yang beriklan di televisi sepanjang kuartal ketiga 2018, Kementerian Kesehatan menjadi pengiklan terbesar dengan total belanja iklan Rp 523,8 Miliar dengan pertumbuhan mencapai 31 persen. Di peringkat kedua adalah Indomie dengan total belanja iklan Rp 394 Miliar, tumbuh sebesar 40 persen. Disusul dengan Bukalapak dengan total belanja iklan Rp 368,5 Miliar, tumbuh sebesar 403 persen. Di peringkat keempat dan kelima ada Kapal Api dan Pantene Hair Fall Control dengan total belanja iklan masing-masing Rp 248,7 Miliar (+263 persen) dan Rp 246,6 Miliar (+24 persen).

Sementara itu dari sisi merek-merek yang beriklan di media cetak, Komisi Pemilihan Umum (KPU) berkontribusi paling banyak dengan total belanja iklan Rp 517,3 Miliar dan tumbuh berkali-kali lipat dibanding kuartal tiga tahun sebelumnya sehubungan dengan dilaksanakannya pemilihan anggota DPRD. Pemda Sumatera Selatan juga penyumbang belanja iklan tertinggi dengan total belanja iklan mencapai Rp 115,9 Miliar, tumbuh sebesar 14 persen. Pengiklan terbesar ketiga adalah Honda Motorcycles dengan total belanja iklan Rp 99 Miliar tumbuh sebesar 38 persen.

Sementara itu, produsen bahan bakar dan pelumas merajai iklan di radio, seperti Shell dengan belanja iklan mencapai Rp 15,2 Miliar, disusul oleh Castrol dengan total belanja iklan Rp 10 Miliar. Peringkat ketiga Success Warehouse (toko bahan material) menyumbangkan total belanja iklan sebesar Rp 4,3 Miliar. Sementara di peringkat keempat dan kelima, Tokopedia dengan belanja iklan sebesar Rp 3,6 Miliar dan Lasegar dengan total belanja iklan mencapai Rp 3,4 Miliar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here