ADVERTISING-INDONESIA.id – Biaya pemanfaatan media luar ruang seringkali tidak murah namun hasilnya sulit dibuktikan sebab data tentang media ini diketahui masih terbatas. Bagi sebagian brand, media luar ruang atau Out of Home Media adalah media yang kerap diperlakukan sebagai pilihan sekunder jika dibandingkan dengan kategori media konvensional lain seperti Televisi. Namun saat ini seiring dengan pertumbuhan digital out home media, jumlah brand atau kategori brand yang memanfaatkan media luar ruang semakin meningkat. Media-media luar ruang berteknologi digital memang cenderung meningkat belakangan ini mewarnai sejumlah titik potensial luar rumah.
Bisnis media luar ruang diduga masih akan terus berkembang mengingat jumlah audiens yang bergerak di luar rumah khususnya pada jam potensial terus meningkat. Bagi mereka yang berminat berinvestasi dengan membangun media luar ruang yang baru atau bagi para penyewa media luar ruang disarankan untuk mencermati setidaknya empat hal yang dapat digunakan dalam mengukur potensi bisnis suatu lokasi media luar ruang:
- Potensi jumlah audiens yang akan melewati lokasi terutama pada jam-jam potensial.
- Potensi waktu atau lamanya audiens berada dan beraktifitas di sekitar lokasi
- Potensi kontestasi media di sekitar lokasi
- Potensi gangguan terhadap pandangan mata audiens saat berada dalam perspektif horizontal dimana huruf, gambar, video atau objek yang ditampilkan seharusnya terlihat dengan jelas.
Para pengguna media luar rumah dituntut merancang pesan yang betul-betul menarik dan unik agar mampu mencuri perhatian audiens dalam waktu singkat.
Kontentasi media adalah persaingan media luar ruang dengan media lain yang berada di sekitar lokasi atau aktifitas personal audiens termasuk penggunaan media-media personal yang memungkinkan audiens mengabaikan pesan yang ditampilkan media luar ruang. Pada umumnya, media luar ruang atau out of home media yang terletak di area publik tertentu seperti bandara, ruang tunggu atau lift akan mendapat tantangan yang signifikan dalam hal kontestasi media. Artinya, audiens di lokasi-lokasi ini kerap lebih asik memainkan media lain yang ada dalam genggaman mereka sehingga perhatian mereka luput dari media luar ruang yang berada di sekitar lokasi.
Perlu dipahami bahwa curahan waktu konsumsi media luar ruang umumnya sangat terbatas dan audiensnya juga bergerak. Para pengguna media luar rumah dituntut merancang pesan yang betul-betul menarik dan unik agar mampu mencuri perhatian audiens dalam waktu singkat.
Survey tentang message recall perlu dilakukan secara rutin sebab hasilnya dapat digunakan dalam mengukur efektifitas penyampaian pesan media luar ruang. Biaya pemanfaatan media luar ruang seringkali tidak murah namun hasilnya sulit dibuktikan sebab data tentang media ini dikenal terbatas.
| Artikel terkait: | Evolusi Perencanaan Media |
| Tidak Selamanya Media Digital Itu Unggul | |
| Menetapkan Reach And Frequency | |
| Wawancara Eksklusif Indra Abidin |




























