Creativepreneur 2018 Jadi Playground-nya Anak Muda Kreatif

0
1770


ADVERTISING-INDONESIA.id – Creativepreneur Event Creator kembali menggelar talkshow tahun ini. Acara bertajuk Creativepreneur Corner 2018 itu akan berlangsung di Yogyakarta, Surabaya dan Bandung. Tahun ini kemasan acaranya dibuat berbeda dan lebih asyik, seperti taman bermain.

Creativepreneur Corner sendiri merupakan talkshow yang menampilkan narasumber para creativepreneur sukses Indonesia. Di talkshow ini, mereka akan berbagi pengalaman dan resep sukses dengan anak-anak muda yang memiliki ketertarikan terhadap creativepreneurship. Creativepreneur Corner 2018 juga akan menjadi ajang networking bagi para creativepreneur muda yang ingin mengembangkan usahanya.

Tahun ini, Creativepreneur Corner 2018 mengambil tema ‘Playground’ atau taman bermain. Tema ini dilatarbelakangi oleh tingkah laku anak-anak saat bermain, sendiri atau dengan teman-teman.

“Setiap orang pasti memiliki sisi anak-anak. Sisi rasa ingin tahu, imajinasi dan sisi kreatif. Anak-anak biasanya percaya sama mimpinya dan berani untuk berpikir hal kreatif yang bahkan nggak terpikirkan sebelumnya,” kata CEO Creativepreneur Event Creator Putri Tanjung saat konferensi pers Creativepreneur Corner 2018 di Menara Kibar, Cikini, Rabu (10/1).

Menurutnya, anak-anak dapat menjadi sosok yang penuh imajinasi dan inovatif dalam memanfaatkan hal-hal di sekelilingnya karena mereka memiliki kreativitas tanpa batas.

Rilis Aplikasi Krowd

Sementara itu dalam kesempatan yang sama penyanyi Vidi Aldiano juga sekasligus meluncurkan aplikasi kolaborasi daring yang bisa menghubungkan kemampuan di beberapa sektor melalui wadah Krowd.

Menurutnya, penciptaan aplikasi kolaborasi berawal dari pengalamannya memulai karir di bidang tarik suara. Saat itu, karyanya dibuat dari hasil tangannya sendiri tanpa melibatkan pihak lain, Mulai dari menciptakan lagu, bernyanyi dan mendesain album,” kata Vidi, dilakukannya sendiri. Dia menilai dengan menggandeng lebih banyak orang, hasil karyanya akan lebih baik.

Bertolak dari pengalaman tersebut, Vidi menggandeng Putri Tanjung, putri pengusaha Chairul Tanjung dan Yansen Kamto, pengembang inkubator startup.

“Saya kerja sendiri. Saya merasa ini perlu berubah,” ujarnya.

Dia menyebut Krowd akan menjadi media bagi mereka yang memiliki kemampuan untuk membuat proyek. Dalam Krowd, nantinya akan terdapat inisiator atau pemilik ide. Dari ide yang disampaikan melalui Krowd, nantinya akan berlanjut kepada daftar kemampuan yang dibutuhkan untuk mengeksekusi ide tersebut.

Kemudian, nantinya inisiator akan terhubung dengan pihak-pihak yang bisa merealisasikan ide dan membuat proyek bersama.

Dalam kesempatan yang sama, Yansen Kamto mengatakan opini Jakarta-sentris masih berlaku hingga kini. Padahal, banyak masalah terjadi di luar Jakarta sehingga melalui Krowd diharapkan agar pemilik talenta dari berbagai kota bisa saling terhubung dan menyelesaikan masalah.

“Orang selalu berpikir Jakarta-sentris, padahal di setiap kota ada talenta dan masalah. Bagaimana kita bisa mengumpulkan mereka,” ujarnya.


– Mengintip Megahnya Stasiun BNI City
– Casio Rilis Dua Model G-SHOCK Limited Edition, Kolaborasi NIGO dengan Kikuo Ibe
– Meneropong Nasib Media Cetak di Tahun 2018