
Membangun Pengalaman Game di Booth
Proses produksi untuk booth Visionesia tidak terlalu lama. Hanya membutuhkan kurang dari 10 hari untuk membangun booth tersebut. Perpaduan imajinasi yang harmonis antara Visionesia dengan Prima Grafika Media membuat desain konsep booth dapat dirancang dalam waktu yang singkat.

Nuansa gelap dengan rangka besi yang runcing mengkomunikasikan bahwa ada unsur “experential marketing” dari Crimson451. Pengunjung booth bisa merasakan emosi ketegangan dari game ini hanya dengan berdiri diatas booth. Unsur bentuk dan warna di booth semakin terasa karena didukung musik KOIL yang keras dan cadas sesuai dengan game Crimson451 yang penuh aksi dan misteri.

Butuh komunikasi yang kuat agar konsep Sense-Feel-Think-Act (SFTA) di booth game Crimson451 bisa dirasakan secara keseluruhan oleh target audiens.
Kekuatan komunikasi melalui media rupa menjadi tantangan tersendiri. Tantangan tersebut bukan hanya pengagas ide tapi juga perupa (event booth production). Butuh komunikasi yang kuat untuk menyampaikan pesan agar konsep Sense-Feel-Think-Act (SFTA) di booth game Crimson451 bisa dirasakan secara keseluruhan oleh target audiens. Pada kenyataannya, memang tidak mudah untuk langsung menerapkan Sense-Feel-Think-Act dalam sebuah event dengan waktu yang terbatas. Kecenderungannya adalah hanya ada beberapa kekuatan dari setiap elemen konsep experential marketing yang bisa diterapkan. Disinilah butuh orang creative untuk mengimplementasikan Sense-Feel-Think-Act dalam sebuah event. Di booth Visionesia, semua panca indera menyatu terhubung. Mulai dari visual, rupa hingga audio sehingga karakter game Crimson451 terasa begitu dekat. Untuk itu wajar sekali jika booth Visionesia mendapatkan predikat sebagai Best Booth BEKRAF PRIME GAME 2017.
| Artikel terkait: | Berhati-hati Memilih Media Untuk Beriklan |
| Irvan Mahidin S: Kreatifitas Jadi Solusi Persaingan Pasar | |
| 3 Aspek Yang Berpengaruh Kuat Terhadap Kinerja Iklan | |





























