
|
|
“Saya bertekad membuat jam tangan yang kuat dan tahan banting, setelah secara tidak sengaja memecahkan jam tangan hadiah dari ayah saya. Kejadian tersebut, memicu saya bereksperimen selama dua tahun penuh, dengan 200 prototipe, yang akhirnya menghasilkan inovasi desain hollow case; berikut bantalan pengaman sebagai pelindung menyeluruh yang semuanya merupakan bagian penting dari ketangguhan G-SHOCK,” kata Kikuo lbe, dalam acara berbagi semangat berinovasi dan perjalanan G-SHOCK, Rabu (7/12) siang, di Decanter, Kuningan, Jakarta.
Kehadiran Kikuo lbe sendiri ke Indonesia hari ini, lebih kepada sharing ide, berbagi pengalaman, serta menularkan semangat berinovasi dan perjalanan G-SHOCK, dengan para inovator muda Indonesia seperti Co Founder Kata.ai lrzan Raditya, Founder Bahaso.com Tyovan Ari Widagdo, dan artis muda berbakat sekaligus Co Founder #KejarMimpi Maudy Ayunda. Ternyata, menariknya kehadiran mereka masing-masing memiliki dorongan semangat yang sama, untuk tidak pernah menyerah dalam berinovasi.
Misalnya, Kata.ai sebuah platform Chatbot pertama di Indonesia dengan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (Al), yang dapat digunakan oleh merek dan/atau korporat mana saja untuk aktif berinteraksi dengan pelanggan mereka. lrzan Raditya bersama teman-temannya menanamkan inovasi unik Natural Language Processing yang berfungsi menyelaraskan bahasa komputer dengan linguistik manusia, menjelaskan, “Teknologi ini dapat memahami berbagai istilah dan jargon yang biasa digunakan orang-orang Indonesia ketika berkomunikasi lewat pesan singkat online,” pungkasnya.





























