Arnold Sitompul, selaku Direktur Konservasi WWF-Indonesia, menambahkan, “Keberhasilan konservasi hanya bisa dicapai salah satunya dengan memastikan adanya keberlanjutan ekonomi masyarakat. Kami mencoba mewujudkan hal tersebut melalui penerapan prinsip-prinsip pemanfaatan secara lestari di berbagai sektor, antara lain sektor perkebunan kelapa sawit, perikanan dan pariwisata. Kemitraan dengan institusi keuangan dan perbankan seperti dengan HSBC ini, menjadi salah satu bentuk kemitraan yang strategis untuk memastikan implementasi pemanfaatan secara lestari bisa sejalan dengan tumbuhnya perekonomian masyarakat.”
Masyarakat Rimbang Baling menjadi satu contoh masyarakat yang memiliki kesadaran tinggi dalam menjaga lingkungan.
Masyarakat Rimbang Baling menjadi satu contoh masyarakat yang memiliki kesadaran tinggi dalam menjaga lingkungan. Dengan dukungan WWF dan HSBC, masyarakat mulai merasakan manfaat menjaga sungai dan melakukan praktik ekowisata bagi perekonomian mereka, dan meninggalkan praktik perambahan hutan. Reformasi budaya serupa juga mulai terbangun kuat pada program pembinaan petani kelapa sawit di Kalimantan Barat yang dapat melakukan produktivitas optimal untuk pengembangan bisnisnya tanpa harus melakukan pengrusakan hutan.
“Kami berharap beragam program konservasi yang dijalankan bersama ini dapat membuktikan sekaligus menginspirasi para pelaku bisnis di manapun bahwa kelestarian adalah faktor penting dalam mewujudkan bisnis yang berkelanjutan,” tutup Nuni Sutyoko.




























