
|
|
“Ini merupakan pencapaian yang cukup menggembirakan buat kami dengan partisipasi dari ratusan entry dari kontestan di seluruh Indonesia, karena sedikit berbeda dengan instrumen lainnya, proses merekam drum jauh lebih rumit. Karena memerlukan tempat, instrumen yang cukup besar dan proses rekam audio yang harus benar-benar dipersiapkan” kata Patricia Dharmawan selaku GM Sales and Marketing dari PT Mahkota Musik Indonesia (PT.MMI).
Tahun ini Hata Arysatya muncul sebagai pemenangnya. Pemuda asal Lamongan Jawa Timur ini berhasil mengalahkan ratusan kontestan lain dari berbagai daerah di Indonesia. Semua juri yang terlibat seperti Dirk Verbeureun (Megadeth), Noriaki Kumagai (TRIX, Ex Casiopea) dan Anika Niles (Independent Musician) sepakat menunjuk Hata sebagai pemenang karena ia memiliki aspek yang sangat baik dibanding dengan peserta lain, diantaranya adalah groove, teknik dan time accuracy, bahkan untuk time accuracy ketiga juri sepakat memberikan nilai sempurna untuk Hata. Atas keberhasilannya, Hata Arysatya berhak mendapatkan hadiah Tama Starclassic Exotic Maple made in Japan dan perform di Shanghai Music Messe 2017 untuk tampil bersama Juara 1 Tama Groove Session China 2017 pada 12 Oktober 2017 lalu, selain itu pemenang juga berhak atas factory tour ke pabrik Tama di Guangzhou, China, pada 13 Oktober 2017 lalu.
Baca : Six of Gentlemen Icon Dari Galeries Lafayette Jakarta
Semula Hata mengaku tak yakin akan tampil sebagai juara pertama, namun demikian ia tetap mencoba untuk ikut kompetisi ini, kendati pengiriman videonya agak terlambat.
“Awalnya saya iseng-iseng aja coba ikutan, eh ternyata saya keluar sebagai juara 1, menurut saya seperti mipi dalam mimpi, tetapi ini menjadi kenyataan, apalagi jurinya drummer Megadeth”, kisahnya.
Untuk pemenang kedua jatuh kepada Sheva Albani dari Semarang, drummer yang sering menjadi langganan juara festival drum di Semarang tersebut berhak mendapatkan Snare Tama DMP1465MVM, kemudian untuk juara ketiga dimenangkan oleh Kalonica, kontestan asal Bandung tersebut merupakan satu-satunya peserta wanita yang berhasil menembus 10 besar finalis dan akhirnya menjadi juara 3. Pada tanggal 13 Oktober Hata mendapat kesempatan untuk berkunjung ke pabrik drum Tama (Guangzhou Hoshino Gakki) di Guangzhou China. Selama di pabrik, Hata merasa sangat takjub dan bangga karena dapat melihat secara langsung proses pembuatan drum Tama. Seluruh kunjungan Hata di Shanghai dan Guangzhou Hata ini difasilitasi oleh PT. Mahkota Musik Indonesia, selaku distributor tunggal merk Tama di Indonesia, bekerja sama dengan Hoshino Gakki, selaku produsen dan pemilik merk drum Tama. Hata mendapatkan akomodasi sekelas bintang 4 dan diajak makan cukup berkelas oleh pihak Hoshino Gakki.
Di Shanghai Music Messe (berlokasi di SNIEC ,Shanghai New International Expo Center), acara diawali oleh penampilan dari 5 finalis dan 3 pemenang dari Tama Groove Session China 2017.
Saat itu, Hata membawakan 1 buah lagu yaitu “Everytime With You” dari Lamb Of God. Acarapun ditutup dengan sukses oleh penampilan jam session dan drum battle antara Juara 1 dari China (Yizhou Li) dan Juara 1 dari Indonesia (Hata Arysatya).
![]()
– Agnez Mo Jadi Brand Ambassador LAKME Bersama Megan Fox
– Six of Gentlemen Icon Dari Galeries Lafayette Jakarta
– Starbucks PINKVOICE: Berani Suarakan Lirih Hati Wanita





























