Benarkah Artificial Intelligence Menggantikan Manusia?

0
2553

Hawking bukan pertamakali mengungkapkan bahwa manusia berada dibawah ancaman teknologi yang diciptakannya sendiri. Di bulan Oktober lalu, Hawking menyatakan bahwa teknologi dapat menimbulkan konflik dengan manusia. “Saya percaya bahwa tidak ada perbedaan antara otak biologis dengan komputer, keduanya dapat mencapai pencapaian yang sama,” katanya.

Sementara itu, Hawking melihat bahwa AI bisa membawa keuntungan yang besar secara finansial. Berbagai teknologi dijual dengan harga mahal. Namun teknologi bisa memangkas biaya produksi cukup signifikan sehingga membuat industri mendapatkan margin yang lebih besar.

Teknologi dari hari ke hari terus berkembang. Pertanyaannya adalah apakah teknologi bisa dikontrol? Bukankah contoh kecil seperti virus komputer bisa mengembangkan dirinya tanpa bisa dikontrol oleh manusia?

Di negara maju seperti Amerika Serikat, teknologi memiliki 2 mata pisau yang berbeda. Di satu sisi membawa manfaat, sedangkan di sisi lainnya membawa kerugian. Revolusi teknologi terus berkembang dan tidak terbendung. Bisa jadi itulah salah satu alasan manusia mencari planet lain selain Bumi. Itu bisa jadi karena masa depan Bumi akan dikuasai oleh teknologi dan bukan lagi dikuasai oleh manusia.

 


– Singapore Kembangkan Artificial Intelligence untuk Warganya
– Robot Penembus Captcha
– Berperang Melawan Robot di Media Sosial
– Antropolog adalah Digitalis Berikutnya?