Benarkah Facebook Medium ‘Primadona’ bagi Dunia Periklanan?

0
1606


ADVERTISING-INDONESIA.id – Peluang bisnis advertorial di media digital di Indonesia kian tak terbendung, hal ini seiring dengan bertambahnya jumlah pengguna internet di kalangan anak muda yang menjadi pengguna loyal jejaring sosial seperti facebook. Tercatat jumlah pengguna facebook di Indonesia merupakan yang terbanyak kedua di dunia, yakni sekitar 50 juta orang.

Peluang bisnis periklanan di media digital nyatanya beberapa tahun belakangan ini memang menjadi ‘primadona’ yang cukup menjanjikan. Bisnis ini bahkan tidak memerlukan modal yang cukup besar, tetapi cukup dengan kemampuan dalam mengembangkan ide dan kreativitas di bidang periklanan, potensinya jelas masih sangat besar sebab masih banyak global brand yang belum masuk ke Indonesia dan siap menggempur pasar Indonesia.

Melihat trend seperti ini Mark Elliot Zuckerberg selaku pemilik dari Facebook bersama timnya juga terus melakukan terobosan-terobosan brilian demi memberikan service terbaiknya dengan tujuan untuk mengeruk pemasukan (income) yang sebanyak-banyaknya.

Belum lama ini diketahui Facebook kembali meluncurkan inovasi terbarunya dalam dunia periklanan. Lihat saja ada Facebook Pixel sebagai fondasi utamanya. Facebook juga mengembangkan teknologi Facebook Dynamic Ads sebagai alternatif lain untuk beriklan.

Baca : Dampak CPT Impressions Terhadap Mutu Isi Situs Berita Media Online

Facebook sendiri mengklaim, teknologinya tersebut memungkinkan produk dapat menghampiri pelanggan, dan bukan lagi pelanggan yang datang mencari produk. Lantas, seperti apa teknologinya itu bekerja? Akankah Facebook Dynamic Ads menjadi solusi beriklan yang efektif untuk saat ini dan kedepannya?

Melalui Facebook Dynamic Ads, konsumen yang dalam hal ini juga (pengguna facebook) jelas akan disuguhi dengan perjalanan belanja yang lebih singkat. Dari iklan yang ditampilkan di Facebook, pelanggan tidak lagi diantar untuk mengunjungi laman brand yang menjual produk tersebut, melainkan membelinya langsung di platform Facebook saat itu juga. Tidak hanya itu, Facebook juga menyediakan laman Collection yang menyerupai katalog belanja, dan memungkinkan pembeli melakukan pembelian saat itu juga dalam satu kali klik.

Kendati demikian memang belum ada survei (penelitian) yang mengatakan Pemasangan iklan di Sosial Media 100% efektif. Hal ini jelas diakui oleh Facebook. Permasalahan yang kerap terjadi saat ini adalah banyak iklan yang tampil pada laman browser pelanggan tidak relevan dengan apa yang mereka inginkan. Menanggapi hal tersebut, bisa diatasi dengan teknologi Facebook Pixel yang dapat menarget pengguna dengan produk yang sesuai dengan keinginan mereka.

Baca : Editorial: Siapakah Advertising Agency Terbaik 2017 Indonesia?

Facebook Pixel sendiri digadang-gadang bisa memperoleh sinyal dari website dan aplikasi yang digunakan oleh para pengguna. Teknologi ini mengumpulkan daftar pengguna yang mengunjungi laman pembelian namun tidak melakukan pembelian, pengunjung yang melihat suatu kategori produk tertentu namun tidak melakukan pembelian, melihat produk-memasukkan ke dalam keranjang belanja namun tidak melakukan pembayaran, hingga mereka yang sampai pada tahap pembelian.

Sinyal yang terkumpul ini akan diolah dan digunakan oleh Facebook untuk mengirimkan iklan produk yang relevan dengan aktifitas perjalanan dari si pengguna tersebut. Akhirnya, setiap iklan yang muncul di laman Facebook akan berbeda antara satu pengguna dengan pengguna yang lain.

Menyasar semua pelaku bisnis, Facebook memang belum memasang tarif beriklan tertentu. Sistem yang digunakan adalah sistem lelang dinamis yang memungkinkan calon pengiklan untuk menentukan sendiri tarif yang ingin mereka bayarkan kepada Facebook. Brand atau calon pengiklan dapat mengajukan penawaran kepada Facebook terkait berapa budget yang mereka miliki dan siapa target market yang ingin disasar.

Capaian akuisisi Facebook terhadap Instagram pun menjadi nilai tambah bagi Facebook. Para calon pemasang iklan dapat memilih opsi untuk memasang iklan di dua platform tersebut atau sekadar di Facebook. Semua pilihan dikembalikan lagi kepada pengguna.


– Dampak CPT Impressions Terhadap Mutu Isi Situs Berita Media Online
– Editorial: Siapakah Advertising Agency Terbaik 2017 Indonesia?
– Asia Pacific Predator League 2018 Perebutkan 150 Ribu US Dollar
– Media Planning Konsep Efisiensi dan Efektifitas Dalam Pemilihan Media