
OTORITATIF DAN PENGALAMAN
Q: Apa yang membuat BMI sendiri bisa meyakinkan orang (klien) untuk dipilih sebagai partnernya?
A: Jadi yang kita perkuat disini adalah otoritatif. Kenapa? Karena semua teman-teman yang bergabung di Bran Media id adalah semua yang mempunyai pengalaman di media. Misalnya kita baru launch 1 produk yaitu digination.id bekerjasama dengan sebuah bank. Editor kita adalah orang yang mempunyai pengalaman di desk ekonomi khususnya perbankan. Begitu juga selanjutnya, semua tim harus disesuaikan dengan konten. Sehingga kita tahu siapa-siapa saja orangnya yang akan mengelola konten yang sedang dibangun tersebut. Kita bukan agency, kita juga bukan content supplier, kenapa? karena kita tidak hanya penyedia jasa konten dimana konten menjadi komoditas. Tetapi kita disini membangun media yang terencana berikut dengan content management-nya. Jadi sampai kepada pemilihan nama, kita yang buat. Kita juga mau supaya media yang kita buat itu bisa longterm, tidak hanya sekedar numpang lewat begitu saja. Yang kita tawarkan adalah konten yang relevan. Jadi produsen dengan leluasa bisa menyampaikan pesan perusahaanya, di sisi lain masyarakat perlu informasi lebih. Jadi disinilah fungsi kami bekerja yaitu mengomunikasikan brand dengan medianya sehingga linear dengan kebutuhan masyarakat. BMI hanya fokus membangun media yang terencana, ideation, content management sampai kemudian berhenti di media management-nya. Itu yang membuat banyak klien kami tidak mau ditinggalkan oleh kami, karena itu tadi kita juga memberi konsultasi media managementnya. Pada saat media itu sudah banyak pembacanya, kita tinggal menyarankan supaya mereka mencari partnership lainnya untuk lebih meningkatkan value-nya, karena secara tidak langsung sudah punya kemampuan as a media player.
Q: Artinya BMI itu tugas pokoknya adalah membuat “Rumah” ya?
A: Ya, membuat rumahnya (media).
Q: Lalu bagaimana dengan bisnisnya?
A: Bisnisnya itu begini: Kalau awal-awalnya mereka hanya menjadikan media sebagai alat komunikasi, tetapi dalam perjalannya menjaring audiens yang semakin banyak, akhirnya bisa di monetize. Tapi kembali lagi pada goal-nya si perusahaan itu sendiri.
Q: Kemudian jika suatu waktu nanti ada kompetitor bermain di arena yang sama, bagaimana BMI menyikapinya?
A: Betul, banyak kreator-kreator yang bisa membuat hal serupa dengan kita. Tetapi letak kekuatan kami ada di media management, itu yang suka dilupakan banyak orang. Kalau kita mengelola media kan urusannya mulai dari produknya, teknologinya, commerce-nya, kemudian bagaimana menjaga kombinasi antara konten dan teknologi. Mengelola kebutuhan antara stake holder dengan customer oriented-nya. Itu cuma bisa didapat dari pengalaman. Karena kita memang mengelola orang-orang yang experienced. Otoritatif dan Experienced, 2 hal itulah yang menjadi kuncinya.




























