Apa Untung-rugi Mitsubishi Xpander Jadi Armada Taxi?
Advertising-Indonesia.id sudah mencoba menghubungi Imam Choeru Cahya, Head of Sales and Marketing Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia via telepon namun hingga berita ini naik masih belum bisa dikonfirmasi.
Munculnya berita Xpander Mitsubushi menjadi armada Blue Bird memang mengejutkan, terutama bagi Advertising-Indonesia.id. Hal ini karena brand MitsubishiXpander sedang dalam posisi tinggi bahkan menenggelamkan pesaingnya dikelas MPV, Toyota Avanza yang sudah lama menjadi Top of Mind segmen MPV di Indonesia.
Jika dilihat dari sisi brand, Mitsubishi Xpander memiliki 2 perspektif yang berbeda dilihat dari konsumen. Pertama adalah Mitsubishi Xpander digunakan oleh armada taxi sehingga berpotensi mendegradasi customer perceived value atau nilai tambah sebagai MPV terbaru. Padahal untuk sebuah campaign yang normal, sebuah brand dan produk yang baru diluncurkan membutuhkan sekitar 37 minggu mulai dari launching, impresi di media, komparasi hingga closing deal. Menjadi “Armadanya Taxi” dinilai berpotensi mengubah persepsi target market terhadap positioning Mitsubishi Xpander yang sejauh ini dipersepsikan sebagai MPV teranyar yang mengusung nilai-nilai kebaruan. Selain itu jika dilihat dari sisi sales, tentu jumlah unit yang menjadi armada Blue Bird tentu jauh dibawah jumlah target market seluruh Indonesia.
Namun masih ada keuntungan lain jika dilihat dari sudut pandang lain yaitu pandangan bahwa jika sebuah mobil digunakan sebagai armada taxi maka secara performa keseluruhan mobil tersebut sudah layak jalan. Untuk sebuah perusahaan taxi seperti Blue Bird tentu menilai sebuah armada mulai dari faktor keamanan, kenyamanan, performa hingga efisiensi.
Adanya faktor “untung dan rugi” inilah yang bisa dimanfaatkan oleh Advertising Agency dan PR Agency dari Mitsubishi Xpander. PR agency bisa saja mengomunikasikan bahwa Mitsubishi Xpander memang tangguh dan relevan dipilih oleh Blue Bird sebagai salah satu perusahaan taksi yang memiliki brand perception yang cukup baik di mata publik. Namun untuk membangun persepsi inipun juga membutuhkan usaha yang keras dan cukup panjang. Sedangkan untuk Advertising Agency harus berjuang dengan mengkomunikasikan bahwa Mitsubishi Xpander tetap memberikan fitur-fitur yang berbeda dan eksklusif untuk pembeli.
![]()
– Integritas dan Eksistensi Brand
– Brand Exposure Diatas Kecepatan 200 Km/Jam
– Pelajaran Menarik Dari Iklan “Think Small”
– Menangkan Perang Harga dengan Mempertajam Pesan




























