
|
|
Masa itu telah lewat, sekarang masanya generasi digital. Persoalannya, para generasi 90an masih berkecimpung dan bersama-sama dengan generasi Z dan Y terhimpun kedalam satu komunitas industri periklanan Indonesia. Selepas masa full service yang sempat menaikkan gengsi sejumlah biro iklan lokal, sekarang muncul begitu banyak spesialis-spesialis. Ada satu perusahaan besar dunia yang menghimpun begitu banyak spesialis, yaitu GroupM. Grup ini begitu meraksasa hingga memiliki ratusan perusahaan yang tersebar di ratusan negara. Penghuni rumah besar industri periklanan Indonesia harus bertarung mempertahankan diri dari serbuan raksasa-raksasa dunia yang melihat Indonesia sebagai pasar besar yang potensial. Sebagian jagoan lokal dengan terpaksa mundur dari gelanggang dan menyibukkan diri dengan ragam kegiatan baru. Bagaimanapun, teman saya ini berujar, kita harus bertahan. Sekalipun hanya mengerjakan proyek demi proyek, kita harus terus bertahan.

Kita sangat berharap kepada kiprah para profesional muda industri periklanan Indonesia, sebut saja mereka generasi industri periklanan ‘zaman now’, yang tampak sangat antusias mengisi pasar periklanan Indonesia. Mereka menamai perusahaan mereka dengan nama-nama berbau digital. Mereka sepertinya memahami konsep disruptif dan mengimplementasikannya dalam ragam bentuk hasil karya kreatif digital. Mereka juga memiliki bahasa komunikasi yang sangat berbeda dengan generasi periklanan Indonesia ‘zaman old’ yang sebagian harus tertatih-tatih mengikuti perkembangan zaman digital.
Sampai akhirnya kita sepakat untuk membuka jalan bagi terbentuknya asosiasi praktisi industri periklanan disruptif Indonesia. Kita sepakat bahwa industri periklanan Indonesia harus bertahan, bertumbuh dan berkembang serta dikuasai secara rasional dan emosional oleh anak-anak bangsa. Ada ratusan ribu orang yang bekerja di Industri ini dan tersebar di sejumlah sektor termasuk rumah-rumah media, kreatif, produksi, hingga pendukung komunikasi brand seperti event.
Kita perlu membangun rumah besar industri advertising Indonesia yang tertata rapih, kuat dan bermartabat, dimana baik generasi ‘zaman old’ dan ‘zaman now’ bergabung di dalamnya membentuk persepsi yang sama bahwa kita adalah anak bangsa yang harus berjuang bersama-sama membawa keharuman bagi bangsa dan negara. Kita harus belajar menguasai perkembangan teknologi, mengikuti setiap penemuan baru di bidang industri periklanan serta mengaplikasikannya dengan tepat. Cara kita berkomunikasi harus reaktif, progresif dan percaya diri.
![]()
– Toilet: Dimana Ide Lebih “Berkuasa” Dari Siapapun
– 11 Penderitaan ‘Orang Ahensi’
– “Powerful Copy” Menjadi Kekuatan Iklan Legendaris




























