Mata Najwa Bisa Dinikmati di Dua Platform

0
2133

“Sejak awal banyak yang menduga saya akan banting stir jadi politisi, bilang saya terjun politik. Sejak awal saya bilang, saya cinta jurnalistik, saya jadi jurnalis sudah sejak lulus kuliah. Profesi pertama saya jurnalis dan masih sangat cinta profesi ini. Saya juga nggak akan pernah lupa dengan Metro TV rumah dimana saya banyak belajar dan mendapatkan ilmu selama 17 tahun. Kalau sekarang saya dapat rumah baru di Trans 7 artinya saya juga mendapatkan tempat yang baru buat belajar,” katanya.

Nantinya, konsep yang diusung dari Mata Najwa sendiri disebutkan Najwa masih akan sama dengan yang terdahulu, mengangkat isu-isu yang dianggap penting yang perlu diketahui publik.

“Insya Allah tidak akan ada yang hilang. Pilihan topik yang kami angkat pun pilihan topik yang kami anggap penting untuk disajikan ke publik. Saya percaya tugas jurnalistik, mengubah isu penting menjadi menarik. Apalagi ini tahunnua politik,” tuturnya.

Najwa pun memaparkan bahwa akan tetap mengupas isu seperti suksesi kepemimpinan baik daerah maupun pusat, menelisik calon dan melihat rekam jejak calon pemimpin. Kemudian isu terkait korupsi, keberagaman toleransi, cinta Tanah Air, hingga mengajak berpikir kritis dan tidak menelan mentah-mentah informasi.

“Kami juga akan mengawal Pilkada, Pemilu. Selama ini Mata Najwa, saya juga selama menjadi wartawan berada di desk politik dan hukum melewati tiga pemilu langsung 2004, 2009, 2014, dan sekarang 2019. Selain itu Mata Najwa selama ini memang dikenal sebagai program tayangan yang juga sekaligus memberikan pendidikan dan pengajaran politik untuk bisa memilih pemimpin didaerahnya kelak melalui rekam jejak, pemaparan, dan visi misinya sehingga masyarakat diharapkan bisa menjadi pemilih yang bijaksana dalam menentukan  siapa pemimpin daerahnya nanti,” tuturnya.


– ‘Mata Najwa’ Terima Pinangan Trans7
– Peluang Media di Tahun 2018 Tahun Kredibilitas Media
– Masa Suram Media Cetak di Tahun 2017