Mark Zuckerberg Rugi Rp.44 Triliun

0
1607


ADVERTISING-INDONESIA.id – Mark Zuckerberg dilaporkan kehilangan Rp44 triliun dari kekayaan pribadi akibat perubahan news feed Facebook. Keputusan Mark Zuckerberg mengubah cara Facebook mengoperasikan news feed pengguna mengharuskannya mengalami kerugian sebesar USD3,3 miliar (Rp44 triliun), dengan kekayaan pribadinya mengalami penurunan sebesar 4,4 persen.

Setelah Facebook mengumumkan perubahan news feed pada Kamis lalu, nilai sahamnya menurun hampir sebesar empat persen, sebelum pasar Amerika Serikat dibuka pada Jumat lalu. Nilai saham Facebook ditutup pada Jumat lalu dengan nilai USD173,37 (Rp2,3 juta), lebih rendah 4,4 persen jika dibandingkan dengan harga saham pada hari kamis sebesar USD187,77 (Rp2,5 juta).

Sebelumnya, Zuckerberg menjelaskan alasan perubahan algoritma news feed pada unggahan di Facebooknya. Zuckerber menyebut ingin situsnya memprioritaskan unggahan dari rekan dan keluarga, dibandingkan dengan unggahan dari bisnis dan merek.

Namun, beberapa pihak menilai perubahan tersebut juga dipengaruhi oleh rumor keinginan Facebook untuk menetralisir penilaian terhadap perusahaannya, yang dipercaya mengacu kepada keruntuhan konteks.

Keruntuhan konteks dinilai sebagai fenomena akibat pengguna berhenti berbagi banyak informasi terkait dengan kehidupan pribadi mereka di Facebook, sehingga data yang dapat digunakan untuk pengiklan yang diandalkan Facebook untuk meraih keuntungan pun semakin berkurang.

Perubahan news feed ini ditujukan untuk mendorong masyarakat lebih banyak membicarakan terkait kehidupan pribadi mereka, sehingga mampu meningkatkan nilai komersial Facebook.

Sementara itu, pasar dilaporkan bereaksi secara negatif terkait perubahan news feed tersebut, meski dalam jangka waktu singkat.

Sejumlah analis menilai perubahan ini akan memiliki manfaat yang baik bagi Facebook dalam jangka waktu panjang. Analis RBC Mark Maheney menyebut perubahan ini menjadikan Facebook lebih relevan, dan mampu mendorong pertumbuhan pengguna dan interaksinya dalam jangka waktu lama.


– Ketika “Online Shop” Jack Masuk Daftar Hitam di AS
– Emtek Grup Akan Mengakuisisi KapanLagi Network
– Facebook Keluarkan Fitur Baru Bernama Snooze
– Facebook Kembali ke “Akarnya”