Standard Chartered Bank dan Prudential Indonesia Rilis PRUlife Priority Legacy

0
1383


ADVERTISING-INDONESIA.id – PT Prudential Life Assurance bekerjasama dengan Standard Chartered Bank memperkenalkan produk baru mereka bernama PRUlife Priority Legacy. Sebuah asuransi jiwa tradisional dengan mata uang dolar Amerika Serikat (AS). Produk ini menyasar nasabah dari segmen affluent dan high net worth.

Jens Reisch Presiden Direktur Prudential menjelaskan PRUlife Priority Legacy ini adalah bentuk inovasi perusahaannya untuk memenuhi kebutuhan nasabah bank, yang memberikan perlindungan jiwa sekalgus dapat dijadikan perencanaan warisan bagi keluarga.

“Sebagai perusahaan yang berusaha untuk selalu mendengarkan dan memahami kebutuhan nasabah, sudah menjadi tanggungjawab kami untuk memberikan produk dan layanan yang tepat sehingga membantu tercapainya tujuan perencanaan keuangan nasabah,” ucap Jens Reisch.

PRUlife Priority Legacy dirancang bagi nasabah prioritas Standard Chartered yang membutuhkan alternatif solusi perencanaan dan pengelolaan aset kekayaan yang dapat diwariskan.

Hanya dengan satu kali pembayaran di muka preminya dimulai dari US$ 150 ribu, nasabah akan memperoleh tiga manfaat sekaligus, yakni  perlindungan jiwa hingga nasabah berusia 99 tahun,  nilai pertanggungan yang tinggi serta tersedianya pengembangan nilai tunai untuk dinikmati nasabah jika diperlukan.

Rino Donosepoetro selaku Chief Executive Officer Standard Chartered  menambahkan salah satu fokus perusahaannya di tahun ini adalah menyediakan produk-produk unggulan untuk nasabah affluent. Selain dengan meluncurkan produk ini, pihaknya juga melengkapi fasilitas kredit cerukan (overdraft) untuk pembiayaan terkait produk asuransi tersebut.

“Hal ini diharapkan menjadi solusi terpadu untuk nasabah yang mendambakan perencanaan warisan yang memadukan kekayaan manfaat produk asuransi, kemudahan proses, serta fleksibilitas dalam pengelolaan arus kas,” kata Rino.


– Rayakan HUT Ke 4 Elevenia Dengan Berbagai Strategi Bisnis
– Peran Salesman Sejatinya Tak Tergantikan
– Belajar dari Kasus Hijab Neelofa: Peluncuran Desain Hijab di Night Club Menuai Kritik