
|
|
Pada surat kabar New York Times, Wallstreet Journal dan Washington Post terbitlah surat permohonan maaf Facebook yang dimuat dalam 1 halaman dengan isi sepanjang 5 paragraf. Dalam surat permintaan maaf itu intinya seperti ini:
“Anda mungkin sudah mendengar tentang aplikasi kuis buatan seorang peneliti yang membocorkan data pribadi jutaan pengguna Facebook pada 2014. Ini adalah pelanggaran kepercayaan. Dan kami menyesal kami tidak melakukan lebih banyak pada saat itu. Kami sekarang mengambil langkah untuk memastikan ini tidak terjadi lagi. Kami sudah menghentikan aplikasi seperti ini dari mendapatkan begitu banyak informasi. Sekarang kami membatasi aplikasi data saat Anda masuk menggunakan facebook
Kami juga sedang menyelidiki setiap aplikasi yang memiliki akses ke sejumlah besar data sebelum kami memperbaiki ini. kami berharap ada pihak lain dan ketika kami menemukannya, kami akan mencekalnya dan memberi tahu semua orang yang terkena dampaknya.”
Permohonan ini tentunya mengkonfirmasi kesalahan Facebook yang tidak melindungi data penggunanya sebanyak 50 juta. 50 juta pengguna Facebook tersebut adalah pengguna yang berasal dari Amerika Serikat dan berhubungan dengan pemilihan presiden Amerika Serikat di tahun 2014.




























