Kreatifood 2018 Ajang Kopidarat Startup Kuliner dengan Investor dan Buyer

0
4042

Ia menambahkan, kontribusi Bekraf ini merupakan salah satu wujud intervensi pemerintah terhadap perkembangan ekonomi kreatif Indonesia.

“Dengan adanya keterlibatan penuh dari pemerintah, dan kerjasama pemerintah dengan pihak swasta, diharapkan menjadi akselerator perkembangan ekonomi kreatif menjadi lebih cepat serta dapat menginspirasi para pelaku ekonomi kreatif lainnya,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Perkumpulan Foodstarup Indonesia, yang juga Co-Founder Foodlab Indonesia, Yustinus Agung menyebutkan bahwa dari ribuan startup kuliner yang mendaftar ke FoodStartup Indonesia, kini total yang telah dikurasi ada 250 startup.

“Dari 250 startup tersebut, kami kurasi lagi menjadi 46 startup untuk hadir di acara Kreatifood 2018. Jadi memang kami nilai dari rasa serta packaging,” ungkapnya.

“Calon investor banyak  yang kami undang.  Ada juga yang dari luar negeri. Seperti dari United Kingdom, Perancis, Australia dan sebagainya.   Mereka sangat mengapresiasi Foodstartup Indonesia. Itu baru pertama kali ada di sini.  Jadi banyak investor luar negeri masuk kesini. Investasi sangat membantu teman-teman startup,” lanjutnya.

Menurut Agung, para pengusaha memang membutuhkan sebuah investment, namun bentuk dari investment tidak melulu hanya sekadar dana, tapi juga ilmu, serta network dan pengalaman, karena di suatu titik mereka akan membutuhkan itu. Untuk itu, dalam setiap acara Kreatifood, Bekraf mengundang pelaku ekonomi kreatif kuliner untuk mengikuti kelas mini di setiap kota, seperti ilmu investasi, kesiapan memasarkan, dan bagaimana melakukan pengembangan kapasitas produksi.


– AMI Awards 2018 Back to 90’S
– Zinc Trail Run 2018 Elaborasi Lari dan Hiking yang Memacu Adrenalin