Editorial:
Siapakah Advertising Agency Terbaik 2017 Indonesia?

0
11442


ADVERTISING-INDONESIA.id – Industri periklanan Indonesia mengelola kurang lebih Rp. 160 Triliun sepanjang tahun 2016 dan kurang lebih akan sama dengan tahun 2017, mungkin hanya ada modest growth seperti catatan Nielsen Indonesia. Ada begitu banyak rumah-rumah advertising agency atau konsultan komunikasi periklanan dan pemasaran yang menjalankan usahanya dengan semangat tinggi. Sekalipun aroma persaingan terasa timpang, agency fee terus turun, media konvensional dan digital masih terus berebut kue belanja iklan, tapi semangat pantang menyerah para pengusaha bisnis advertising masih jalan terus. Tahun 2017 tak lama lagi akan berakhir, dan kita sudah menyiapkan strategi bisnis 2018.

Kita sedikit kembali ke tahun 2016, dimana Campaign Asia (salah satu media berpengalaman yang khusus membahas isu advertising dan marketing) memilih dan menobatkan beberapa advertising agency sebagai yang terbaik di Indonesia.

Disebutkan bahwa Indonesia Digital Agency of the Year 2016 adalah Mindshare Indonesia (Gold), VML Indonesia (Silver) dan Dentsu Digital Indonesia (Bronze). Kemudian masih ada Creative Agency of the Year, yaitu Ogilvy Indonesia (Gold), Dentsu Indonesia (Silver) dan TBWA\Indonesia (Bronze). Masih ada beberapa jenis penghargaan yang disematkan oleh media ini kepada beberapa agency lain seperti penghargaan sebagai Independent Agency of the Year yang diraih oleh Phibious Indonesia (Gold), Valuklik (Silver) dan AITINDO Indonesia (Bronze). Untuk Indonesia Media Agency of the Year disebut Mindshare Indonesia (Gold), Mediacom Indonesia (Silver) dan MEC Indonesia (Bronze). Tertulis juga nama Ryan Dwana dari TBWA\Indonesia sebagai Runner-up Southeast Asia Young Achiever of the Year. Penilaian sudah dilakukan oleh media ini dan hasilnya sudah kita dengar atau sudah kita terima.

Bisa : Wawancara eksklusif Harris Thajeb Bicara Terbuka Soal Industri Periklanan Indonesia

Kita disarankan untuk mencermati apa saja yang dilakukan oleh mereka yang disebut terbaik. Dalam sebuah buku yang berjudul “Steal Like an Artist”, disebutkan bahwa tidak salah jika kita mencermati hal-hal yang baik dari pesaing kita. Bercermin dan belajar dari apa yang sudah dilakukan oleh mereka-mereka yang sudah teruji tidak akan pernah disalahkan. Kita hanya akan berguru kepada mereka yang sudah layak menjadi guru. Para guru selalu percaya bahwa ilmu dan pengetahuan mereka akan selalu bertambah seiring dengan meningkatnya kearifan mereka.

Kita kembali kepada situasi dan kondisi kita saat ini. Industri periklanan Indonesia jelas dihuni oleh perusahaan dan praktisi yang kompetitif dan kalau dilakukan pemilihan maka sudah pasti akan keluar satu yang terbaik dari setiap bidang dan siap dikompetisikan di tingkat regional dan global.