Iklan Dalam Program:
Bukti Bahwa Media Agency Terus Bergerak Mengejar Pemirsa

0
401


ADVERTISING-INDONESIA.id – Tren publik untuk mengganti channel TV di saat commercial break sudah lama terjadi. Hal ini memang natural karena dinamika “Customer Journey” terus berubah. Seiring dengan perubahan itu pula, banyak agency yang mulai menempatkan iklannya ke dalam program. Peneliti seperti Nielsen Indonesia menyebutnya “New Way to Reach Customers“.

Berapa banyak iklan yang ditempatkan di dalam program? Apakah tren ini bisa diikuti oleh semua advertiser? Perlu riset yang mengukur seberapa banyak iklan yang ditayangkan dalam program. Iklan dalam program juga bisa berhubungan pada kreatifitas. Hampir sama seperti halnya rich media yang ditayangkan di digital. Namun kelebihan dari iklan yang ditayangkan di program TV tidak bisa di block kecuali mengganti channel.

Agar pemirsa yang menonton program bisa bertahan, tentu butuh kreatifitas dalam pembuatan iklan di media massa, termasuk iklan dalam program. Kreatifitas inipun juga akan bergantung kepada kemampuan teknologi program TV untuk menampilkan iklan-iklan yang menarik di saat tayangan program berjalan.

Lalu seberapa besarkah porsi iklan di dalam program dibandingkan dengan total iklan secara keseluruhan? Industri apa saja yang banyak melakukan placement iklan di dalam program? Siapakah merek-merek yang paling sering muncul di dalam program, apakah sama dengan merek yang banyak beriklan ketika jeda iklan? Tunggu hasil liputannya di advertising-indonesia.id dalam minggu ini.


– Media Planning Media Touch Point dan Tugas Berat Para Media Planner
– Dampak CPT Impressions Terhadap Mutu Isi Situs Berita Media Online
– Television Planning Rating Game: Disadvantage Rating dan CPRP Bagi Stasiun Televisi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here