Creative Fee:
Mau Dihargai Berapa?

0
305


ADVERTISING-INDONESIA.id – “Mau dihargai berapa?” Itulah pertanyaan standar yang selalu menjadi pertanyaan di internal client. Iya, kreatifitas kita mau dihargai berapa? Dibilang mahal, tidak juga. Dibilang terlalu murah? Ah, masa kreatifitas dihargai segitu?

Titik awal permasalahan yang muncul biasanya karena client melihat hasil kreatifitas kita terlalu sederhana. Sebut saja, creative copy yang keluar hanya 2 kata. Nah, pada posisi ini biasanya ada saja dari sisi client bilang; “Ah, kalau hasilnya cuma dua kata begini, gue juga bisa.”

Padahal menurut Ariyanto Zainal, salah seorang tokoh kreatif di Indonesia menjelaskan bahwa hasil kreatif yang sederhana bisa jadi telah melalui proses yang sangat rumit.

Kalimat “Proses yang sangat rumit” ini yang seharusnya dipahami oleh client. Sebut saja salah satu headline dari iklan Sampoerna yaitu “Nanti Juga Lo Paham”. Ini salah satu copy paling dahsyat yang pernah dibuat dimana untuk mengeluarkan copy tersebut pasti telah melalui berbagai proses berpikir dan analisa yang panjang.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here