Ketidakseimbangan Posisi Agency Dengan Client

0
415


ADVERTISING-INDONESIA.id – Dewasa ini, demi eksistensi perusahaan masing-masing atau demi mempertahankan client, para pengelola perusahaan biro iklan atau advertising agency melakukan beragam cara atau taktik operasional atau taktik bisnis yang seringkali tidak masuk akal. Termasuk diantaranya adalah menurunkan agency service fee hingga ke tingkat yang sangat rendah, menurunkan biaya-biaya produksi internal dengan signifikan, hingga berusaha memenuhi deadline-deadline pekerjaan yang tidak masuk akal.

Para pemilik brand atau pemilik uang sesungguhnya, mencium suasana ini sebagai celah yang harus dimanfaatkan dalam menekan agency dengan dalih efisiensi. Sudah menjadi hal yang semakin biasa, jika client memecat atau mengganti agency di tengah kontrak yang baru saja berlangsung pendek. Bahkan, di tengah-tengah tekanan pekerjaan yang sedemikian tinggi karena deadline dan volume perkerjaan yang begitu banyak, agency masih bisa dituduh tidak profesional dan diancam diganti oleh client, begitu mudah dan begitu saja.

Agency diperlakukan bukan lagi sebagai strategic partner namun terkesan sebagai ‘suplier’ bagi kebutuhan client

Advertising agency sesungguhnya adalah kantor yang dioperasikan oleh orang-orang yang penuh dengan antusiasme, gagasan, semangat memberikan yang terbaik, berjiwa kompetitif, terbuka dan kritis. Mereka sangat gemar diberi tantangan dan diberi limit waktu dalam jangka waktu pendek, namun tentu dalam konteks hubungan kerja yang saling menghargai antara agency dengan client.

Namun dekade ini, para praktisi periklanan menilai bahwa posisi agency dalam hubungan kerja antara agency dengan client berkembang ke arah yang semakin tidak seimbang. Agency diperlakukan bukan lagi sebagai strategic partner namun terkesan sebagai ‘suplier’ bagi kebutuhan client, termasuk dalam menyiapkan materi-materi kreatif yang diperlakukan seperti pesanan makanan instan yang harus selesai dalam sekejap. KPI yang ditetapkan client seolah dibatasi hanya pada masalah waktu atau deadline, sementara hal-hal yang berkaitan dengan mutu pekerjaan seringkali hanya ditentukan sepihak oleh client sementara agency hanya mengerjakan sesuai pesanan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here