The 1st Media Planners Forum
Menghidupkan Kembali Ekosistem Industri Media dan Agency di Era Digital

0
3165
Suasana “The 1st Media Planners Forum” yang diadakan oleh Advertising-Indonesia.id pada Rabu 1 November 2017 di Hotel Ibis Jakarta.


ADVERTISING-INDONESIA.id – Faradi Bachri, Head of Digital Dentsu X dan Dian Gemiano, GM Marketing Group of Digital Kompas Gramedia, menjadi tumpuan pertanyaan dari berbagai perwakilan media massa yang menghadiri acara “The 1st Media Planners Forum” yang digagas oleh Advertising-Indonesia.id.

Acara yang mengangkat issue “Tren Perkembangan Media Digital dan Perencanaan Media 2018” menjadi fokus forum diskusi kali ini. Issue ini berangkat dari kenyataan bahwa begitu banyak media konvensional, terutama cetak yang meredup di era digital. Berbagai media cetak nasional sedang “berdarah-darah” dan nampaknya yang menjadi penyebabnya adalah teknologi digital? Tapi apakah benar digital satu-satunya penyebab kelesuan industri media konvensional?

Dian Gemiano, GM Marketing Group of Digital Kompas Gramedia, sambil memegang microphone berbagi pandangannya terhadap industri media dan digital saat ini.

Dian Gemiano menyoroti bahwa era digital saat ini adalah era yang pernah dialami oleh radio di tahun ’40-an. “Turbulensi pada media cetak bukan berarti media cetak itu mati. Tapi akan ada disruption dengan platform baru,” ungkap Gemi pada saat memaparkan pandangannya tentang kondisi media saat ini. Itu artinya media cetak akan tetap bertahan, hanya butuh kreatifitas untuk menjaga eksistensinya. Gemi mengambil contoh tentang bagaimana harian Kompas yang secara “Revolusioner” tetiba mengubah layout desainnya pada hari Sumpah Pemuda 28 Oktober yang lalu. “Kami melakukan inovasi dan kreatifitas dengan mengundang anak-anak muda dari generasi milenial untuk menuangkan ide dan kreatifitasnya di Kompas. Kami juga berterimakasih kepada wartawan-wartawan senior Kompas yang mempercayai generasi muda untuk melakukan terobosan,” ungkap Gemi bercerita kepada sekitar 50 peserta yang berasal dari perwakilan TV, Radio, Cetak dan Agency.

Faradi Bachri, Head of Digital Dentsu X, sebagai nasarumber sekaligus pembicara berbagi pengalaman serta pengetahuannya seputar industri digital serta pengaruhnya terhadap media konvensional.

Sementara itu Faradi Bachri membawa alternatif solusi bagi para media konvensional agar bisa bertahan. Pengalaman Faradi Bachri sebagai Head of Digital Dentsu X dengan berbagai brand yang pernah ditangani, menyoroti bahwa perlunya kreatifitas dari internal media itu sendiri. Faradi menekankan, bahwa selama di dunia digital menekankan konten yang lebih kreatif berdasarkan konsep story telling. “Story telling yang relevan dalam tingkat yang berbeda,” begitu ungkap Faradi. Dalam sesi Faradi, ada juga peserta yang bertanya mengapa sekarang banyak brand yang mengalihkan iklannya ke digital? Faradi menjawab itu karena digital memiliki matrix pengukuran. Pengukuran mulai dari impresi hingga action atau CTR. Pengukuran inilah yang belum dimiliki media konvensional, khususnya media cetak. Untuk itu, Faradi mendorong agar media cetak terus memperbarui penelitian terhadap pembacanya. Hasil survey Nielsen ataupun Roy Morgan harus terus diolah lebih dalam agar bisa mendapatkan pengukuran berbagai variabel yang lebih detail.