Merancang Ulang Campaign Strategy
Begitu kuatnya promosi yang dilakukan competitor seharusnya membuat kita duduk bersama lagi dengan client. Kita bicarakan bersama-sama tentang aktifitas yang dilakukan oleh competitor dan mencari solusi karena suka atau tidak suka, SOV kita akan hilang dan jika tetap dilanjukan hanya akan membuang-buang biaya promosi.
Data yang dibuat dengan analisis yang sederhana dulu sesuai dengan data yang tersedia. Perlu diingat bahwa data yang dirilis oleh Nielsen adalah data kuantitatif dimana masih ada metode kualitatif yang masih bisa diolah. Dari data kualitatif tersebut kita bisa mengetahui tentang seberapa kuat kreatifitas iklan competitor? Seberapa kuat brand recognition dan brand identity dari iklan competitor?
Perlu dipahami bahwa iklan yang memiliki biaya belanja yang besar belum tentu memiliki kreatifitas yang kuat. Begitupun dengan kratifitas iklan yang kuat belum tentu memiliki biaya belanja media yang besar. Pasti ada kelemahan dari setiap kekuatan competitor. Hal penting yang perlu dilakukan adalah justru berpikir kreatif untuk bisa bertahan ditengah-tengah pasar yang penuh kompetisi.
Jika melihat competitor menggunakan biaya promosi yang gigantic sehingga SOV kita meredup, maka solusinya bisa saja seperti mencari niche market. Atau jika budget ATL kita terbatas, maka bisa saja kita fokus bermain di BTL untuk mendahului lawan. Taktik untuk bergerilya ini sebagai bagian dari merancang ulang campaign strategy sekaligus upaya untuk menangkap peluang bahwa masih ada pesan yang bisa kita akuisisi dari iklan yang ditayangkan oleh competitor. Bisa jadi tentang fasilitas, dimana fasilitas yang kita tawarkan tidak jauh berbeda dari kompetitor? Atau tentang harga yang lebih kompetitif? Masih ada kemungkinan untuk kita bertahan dalam kompetisi meski itu perlu upaya yang lebih keras. Intinya pasti ada 1 alasan dimana kita bisa mengakuisisi customer lawan meski mereka punya dana “raksasa”
Perlu diingat bahwa ujian bagi seorang advertising agency adalah mampu meningkatkan SOV maupun SOM ketika pasar dan industri sedang lemah. Bukan sebaliknya, ketika pasar dan industri sedang kuat maka advertising agency gencar membangun SOV client. Ibaratnya, jika masyarakat sudah secara alami mencari produk yang mereka cari, buat apa promosi yang gila-gilaan?
![]()
– Peran Advertising Agency untuk Bank dan Belanja Masyarakat: Natal 2017 Akan Menjadi Natal yang Paling Sepi
– Benarkah Artificial Intelligence Menggantikan Manusia?
– The 1st Creative Forum: Suarakan Kehebatanmu, Hargai Hasil Karyamu!




























