
Disinilah peran AE sangat penting untuk mengedukasi client. AE perlu memahami hal teknis yang dikuasai oleh tim kreatif. Mulai apa itu resolusi, image size, psd, komposisi desain, color balance. Intinya tim AE tidak perlu ikut mengeksekusi kreatif tetapi minimal mengetahui fungsi program desain dan komunikasi visual.
Seringkali muncul perdebatan yang mengatakan bahwa ketika area eksekusi iklan sudah melibatkan klien, maka hasilnya akan hancur. Pernyataan ini belum tentu benar namun belum tentu juga salah. Benar apabila klien memiliki keahlian di bidang eksekusi dan taste soal iklan. Salah ketika klien ikut campur ke eksekusi iklan padahal tidak memiliki keahlian eksekusi, minimal memahami komposisi kreatif.
Bagi tim kreatif, bersabarlah sedikit menghadapi tipe klien seperti ini. Daripada emosi dengan klien, lebih baik beri pengetahuan kepada AE tentang prinsip-prinsip dasar dari eksekusi iklan. Biarkan AE yang menjadi playmaker karena mereka yang tahu apa objective klien. Mengapa hal ini penting karena tim kreatif, AE dan klien adalah mitra strategis. Kurang satu elemen saja, maka hasilnya tidak maksimal.
![]()
– Dilema Perusahaan Distribusi: Jangan Pandang Sebelah Mata, Branding di Tingkat Domestik
– Sulitnya Mengubah Kebiasaan Target Audience
– Viral Marketing: Antara Keinginan dan Kemampuan
– Hasil Karya Kreatifitas: Jangan Sepelekan Penelitian dan Observasi untuk Kreatifitas




























