
|
|
Di Indonesia selama sembilan tahun berturut-turut, Robert Budi dan Michael Hartono, kembali menempati posisi teratas daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes, dengan jumlah kekayaan mencapai 32,3 miliar dollar AS.
Kekayaan Hartono bersaudara melonjak menjadi 32,3 miliar dollar AS dari sebelumnya 17,1 miliar dollar AS. Peningkatan ini disebabkan kenaikan harga saham PT Bank Central Asia Tbk sebesar hampir 50 persen.
Harta kekayaan sembilan dari 10 orang paling kaya di Indonesia naik setidaknya 10 persen sepanjang tahun lalu. Ini sebagian berkat kenaikan harga saham mereka. Secara umum, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pun tumbuh 17 persen sepanjang periode tersebut.
Total kekayaan 50 orang terkaya Indonesia kini mencapai 126 miliar dollar AS, naik dari 99 miliar dollar AS pada tahun lalu.
Faktor lain yang mendorong peningkatan valuasi para konglomerat adalah terkuaknya jumlah kekayaan mereka setelah ikut serta dalam program amnesti pajak tahun lalu. Amnesti pajak tentu memberi kesempatan bagi para taipan dalam negeri untuk mengakui aset mereka yang selama ini disembunyikan dengan membayar denda dalam jumlah relatif kecil.
Hal tersebut menghantarkan posisi Presiden Komisioner Mayora Group Jogi Hendra Atmadja meroket 25 peringkat ke posisi nomor 10 dengan jumlah kekayaan 2,7 miliar dollar AS. Tahun lalu, kekayaan Jogi tercatat sebesar 850 juta dollar AS.
Berikut ini adalah 10 orang terkaya di Indonesia tahun ini versi Forbes.
1. Robert Budi dan Michael Hartono (Djarum Group, 32,3 miliar dollar AS)
2. Eka Tjipta Widjaja (Sinarmas Group, 9,1 miliar dollar AS)
3. Susilo Wonowidjojo (Gudang Garam, 8,8 miliar dollar AS)
4. Anthoni Salim (Indofood, 6,9 miliar dollar AS)
5. Sri Prakash Lohia (Indorama, 6,4 miliar dollar AS)
6. Boenjamin Setiawan (Kalbe Farma, 3,65 miliar dollar AS)
7. Chairul Tanjung (CT Corp, 3,6 miliar dollar AS)
8. Dato Sri Taher (Mayapada Group, 3,5 miliar dollar AS)
9. Mochtar Riady (Lippo Group, 3 miliar dollar AS)
10. Jogi Hendra Atmadja (Mayora Group, 2,7 miliar dollar AS)




























