David Ogilvy! Father of Soft Sale In Advertising

0
2820


ADVERTISING-INDONESIA.id – Industri periklanan dunia klasik dan modern tidak bisa dilepaskan dari beberapa nama tersohor seperti David Ogilvy, Bill Bernbach, Ted Bates, J Walter Thompson, Leo Burnett dan lain-lain. Merekalah pelopor industri periklanan sekaligus pencetus gagasan-gagasan fundamental kreatif iklan yang dari era klasik hingga modern masih terimplementasi dengan kontinu. Di hati dan pikiran kalangan praktisi periklanan Indonesia yang aktif di era 80 hingga 90an, nama-nama tersebut sangat melekat sebab langkah karir mereka sangat berkaitan dengan nama-nama tersebut. Mereka bekerja, berkarir dan menimba ilmu di perusahaan periklanan Indonesia yang berafiliasi dengan perusahaan periklanan luar yang terhubung dengan nama-nama tersebut.

David Mackenzie Ogilvy atau yang dikenal dengan David Ogilvy lahir di West Horsley, Inggrin, pada tanggal 23, bulan Juni, tahun 1911. Belajar di Fettes College di Eidneburgh dan Christ Church, Oxford sekalipun diketahui tidak sampai selesai. David Ogilvy kemudian pindah ke Paris dan bekerja di Hotel Majestic. David belajar tentang manajemen, dan kedisplinan. David kemudian merasa bahwa jika masih terus bertahan di Hotel Majestic maka ia hanya akan menerima upah seorang buruh selama bertahun-tahun, tekanan keras dan kelelahan yang terus-menerus. David kemudian kembali ke Inggris dan bekerja sebagai penjual perlengkapan dapur, dari pintu ke pintu. David memiliki banyak pengalaman menarik saat berjualan perlengkapan dapur dan karirnya diketahui menanjak cepat. Pada tahun 1935 ia menulis sebuah buku petunjuk penjualan bagi para penjual perlengkapan dapur dan oleh Fortune Magazine kala itu diakui sebagai salah satu buku terbaik untuk sales yang pernah ditulis. 

Berkaitan dengan penjualan, salah satu pernyataan atau pandangannya yang terkenal adalah, “semakin banyak calon pembeli yang anda ajak bicara, maka akan semakin banyak kemungkinan penjualan yang timbul dan anda hadapi serta semakin banyak order yang akan anda peroleh. Jadi jumlah panggilan (call) akan menuntun kepada penjualan yang berkualitas.”

David Ogilvy kemudian pindah ke Amerika Serikat pada tahun 1938, dan bekerja pada lembaga penelitian audiens Gallup di New Jersey. Ogilvy menyebut bahwa Gallup adalah salah satu pemberi pengaruh terbesar terhadap pemikiran-pemikirannya, dimana kemudian David memberi perhatian yang serius dan teliti terhadap metode-metode penelitian Gallup dan mengabdikannya pada dunia nyata. David Ogilvy David Ogilvy meninggal pada usia 88, 21 Juli 1999, di Perancis.

Ada banyak buku terkait kiprah dan kehebatan David Ogilvy: Ogilvy on Advertising, Confession of an Advertising Man, The Unpublished David Ogilvy, David Ogilvy: An Autobiograhy. Salah satu buku legendaris tentang David Ogilvy yang berjudul Ogilvy on Advertising pada tahun 2017 kembali diluncurkan dalam edisi baru dengan judul Ogilvy on Advertising in The digital Age. Dalam buku ini, Miles Young (Non Executive Chairman of Ogilvy and Mather) mengetengahkan pemikiran dan hasil karya klasik Ogilvy dan menambahkan atau menggabungkannya dengan kondisi pertarungan periklanan kontemporer digital. Di halaman awal, disebut bahwa sekalipun Ogilvy beranggapan buku “Ogilvy on Advertising” bukan merupakan yang terbaik dari semua buku yang ada tentang David Ogilvy, namun menurut Young buku ini tetap merupakan sesuatu yang berbeda. Buku ini mengungkapkan dengan elegan pemikiran Ogilvy tentang berbagai konsep bisnis advertising yang selama ini dia anggap salah. Buku ini bisa menjadi sangat penting bagi mereka yang tertarik dengan periklanan, buku ini dinilai merupakan ekspresi Ogilvy tentang sejumlah pandangan-pandangan dogmatis, penjelasan yang sangat gamblang dan tajam, dan pertunjukan tentang pekerjaan periklanan yang Ogilvy sangat kagumi.

David Ogilvy dikenal memiliki pemikiran yang kuat tentang inventing ideas yang masih sangat relevan di era digital saat ini. Ketika terdapat ribuan digital channel yang setiap hari mengganggu pikiran dan perhatian publik maka sesungguhnya strong idea dan strong execution tetap menjadi patokan dalam membangun komunikasi publik yang kuat.   Miles Young menggambarkan tautan antara pemikiran klasik David Ogilvy dengan evolusi pemikiran yang terjadi di era digital. Apapun konsep kreatif yang hendak di sampaikan ke publik, ada salah satu hal pokok yang ditegaskan agar gagasan anda didengar dan diingat, yaitu membuat gagasan anda terlihat sederhana dan indah.