China Tendang Skype dari Toko Aplikasi

0
1740


ADVERTISING-INDONESIA.id – Skype, aplikasi penyedia layanan telepon suara dan video berbasis internet, sejak akhir Oktober lalu telah lenyap di China. Aplikasi ini tak ditemukan baik di Google Play Store maupun App Store.

Juru bicara Apple menyebutkan bahwa penghapusan aplikasi ini dari App Store lantaran pemerintah China menuding aplikasi itu melanggar aturan setempat.

“Kami diberi tahu oleh Kementerian Keamanan Publik (China) bahwa sejumlah aplikasi layanan suara lewat internet (voice over internet) tidak memenuhi aturan hukum lokal,” seperti dilansir BBC.

Apple sebagai salah satu perusahaan gawai yang berbisnis di China berupaya memberikan respons terhadap peraturan pemerintah terkait internet dengan rencana pendirian pusat data yang berada di perbatasan negara tersebut.

Apple lantas menghapusnya dari toko aplikasi. Meski demikian, aplikasi-aplikasi itu masih tetap bisa digunakan di China. Sementara itu juru bicara Microsoft menyebut bahwa aplikasi pesan instan mereka itu memang diturunkan sementara dari App Store di China. Sementara itu Microsoft tengah berupaya untuk memulihkan aplikasi secepatnya.

Penurunan Skype dari toko aplikasi ini lantaran fitur enkripsi dari layanan perpesanan yang menyulitkan pemerintah China untuk memonitor isi percakapan para penggunanya. Pemerintah juga mewajibkan penyedia layanan untuk memberikan identifikasi yang jelas untuk tiap akun yang ada di China.

Penghapusan Skype dari toko aplikasi menuai reaksi, salah satunya protes yang dilayangkan oleh para pengguna gawai Apple yang tidak dapat membayar tagihan Skype mereka lewat App Store.

Tak cuma menghilang di Google Play Store, perusahaan gawai lokal seperti Xiaomi dan Huawei juga menghapus Skype dari gudang aplikasi mereka. Hal ini menyebabkan pengguna Android semakin memiliki akses terbatas untuk mengunduh aplikasi tersebut.

Pemerintah Tiongkok belakangan ini semakin terlihat rajin melakukan aksi ‘bersih-bersih’ aplikasi komunikasi dan media sosial yang dianggap mengancam stabilitas dan keamanan negara. WhatsApp, Facebook, Gmail, Line, Snapchat, Twitter dan Telegram adalah daftar aplikasi yang sudah lebih dulu diblokir oleh negara yang dikepalai oleh Xi Jinping ini.

Kebebasan internet di Cina juga mengalami pembatasan melalui banyaknya undang-undang keamanan siber baru serta pertemuan politik yang bersifat sensitif, yang menyebabkan pembatasan waktu anak bermain video game, beberapa acara televisi asing berhenti disiarkan.

Pemerintah China juga memberi sanksi yang berat terhadap perangkat lunak yang berusaha menerobos firewall internet pemerintah China.


– Diluar Whatsapp, 8 Aplikasi Ini Juga Diblokir di China
– Uber ‘Angkat Kaki’ dari Asia Tenggara
– Bangun Robot Tuhan, Mantan Karyawan Google Buat Agama Baru
– UC Browser Hilang dari Play Store