Tantangan Berat Bisnis Ritel Di Era Digital

0
312


ADVERTISING-INDONESIA.id – Situasi dan kondisi era digital menuntut setiap pelaku bisnis untuk berpikir cepat, berorientasi serta berpusat kepada pelanggan dan solusi yang terintegrasi. Sukses bisnis di era digital akan jauh lebih terbuka jika para pengusaha dan praktisi pemasaran brand mengarahkan potensi mereka dalam mengoptimalkan peluang-peluang digital (digital opportunities). Jarak antara penemuan (invention) dengan pengaplikasian seringkali sangat pendek sehingga keterlambatan dalam pengoperasian penemuan-penemuan baru di bidang teknologi pemasaran digital akan sangat merugikan para pelaku bisnis.

Dewasa ini, ada begitu banyak hasil penelitian atau survey yang wajib dipelajari atau diperhatikan oleh para pelaku pemasaran dan penjualan brand yang terkait dengan perilaku pelanggan di era digital. Salah satu perilaku pelanggan yang sangat perlu diamati adalah perilaku pembelian atau belanja yang menurut berbagai hasil survey cenderung mengalami perubahan yang signifikan dan sudah cukup jauh berbeda dari era konvensional.

Menjaga dan menumbuhkan loyalitas terhadap brand di era digital tidaklah semudah di era konvensional yang didominasi oleh komunikasi searah dan pola komunikasi brand yang linear atau langsung.

Para pedagang di tingkat retail atau merchant terus mendapat tekanan demi tekanan sebab semakin hari, semakin banyak pembeli yang beralih melakukan transaksi digital dengan alasan mendapat harga yang lebih murah dengan kualitas dan pilihan barang yang semakin bervariasi. Di sisi lain, para pemilik atau pengelola brand mendapat tekanan dalam aspek loyalitas pelanggan yang cenderung semakin menurun. Menjaga dan menumbuhkan loyalitas terhadap brand di era digital tidaklah semudah di era konvensional yang didominasi oleh komunikasi searah dan pola komunikasi brand yang linear atau langsung.

Dampak teknologi digital telah membuat pelanggan memiliki harapan yang lebih tinggi terhadap harga, kualitas dan pilihan barang. Pelanggan juga semakin malas bergerak menembus lalu lintas perkotaan dan biaya-biaya berkendara yang semakin mahal. Harga yang ditawarkan oleh laman pasar digital juga cenderung kompetitif bahkan murah. Bahkan, sejumlah toko digital mulai menawarkan barang-barang mahal atau branded goods dengan harga yang jauh lebih murah dibanding harga toko konvensional. Sejumlah pengelola ritel sangat menyadari bahwa mereka harus mengubah cara mereka berbisnis dan memutuskan mendekati pelanggan secara digital.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here