
Fokus Inovasi dan Kreatifitas
MacroAd menjadi salah satu peserta tender pengelola media Iklan di Kereta Bandara Soekarno-Hatta. Penyelenggara tender ini adalah PT. Railink yang merupakan anak perusahaan PT. KAI dan PT. Angkasa Pura.
Wahyudi mengungkapkan bahwa salah satu faktor terpilihnya MacroAd adalah totalitas timnya untuk memberikan inovasi terbaru. “Macroad mempersiapkan proposal dengan menampilkan berbagai media digital dan statis. Dimana kami fokuskan pada inovasi yang bisa kami jalankan saat ini dan masa depan,” ungkap Wahyudi kepada Advertising-Indonesia.id
Setiap peserta tender kereta Bandara Soekarno-Hatta dituntut untuk mempresentasikan karya kreatifitas, nilai komersil dan estetika serta teknologi. Variable tender ini cukup berat untuk sebuah media platform di dalam kereta Bandara namun menjadi mandatory untuk memenangkan persaingan. Apalagi kereta Bandara diklaim akan menjadi salah satu kereta tersibuk di masa depan.
Potensi kereta Bandara cukup baik karena durasi perjalanan yang ditempuh oleh penggunanya berdurasi rata-rata 50-60 menit untuk sekali perjalanan
Pasca pengumuman tender ini, MacroAd memfokuskan untuk membangun infrastruktur media platform di dalam kereta maupun di stasiun kereta Bandara. Pembangunan ini meliputi titik lokasi strategis untuk pemasangan media MacroAd. Kereta Bandara saat ini memiliki 1 rangkaian dimana akan berhenti di beberapa stasiun kereta seperti stasiun Sudirman Baru dan Manggarai. Untuk beberapa stasiun pemberhentian lainnya sedang dipersiapkan khusus untuk kereta Bandara. MacroAd akan membangun titik DOOH di dalam kereta Bandara maupun di seluruh stasiun yang menjadi titik transit kereta tersebut.
Wahyudi percaya bahwa karakter penumpang KA Bandara akan berbeda dengan Commuterline Jabodetabek. Tentu saja, untuk penumpang KA Bandara diprediksi lebih banyak dari SES A dan menjadi bagian captive market. Potensi kereta Bandara cukup baik karena durasi perjalanan yang ditempuh oleh penggunanya berdurasi rata-rata 50-60 menit dimana hanya ada satu DOOH yang ada didalamnya yaitu DOOH milik MacroAd. MacroAd berhak memegang kontrak tender ini selama 5 tahun ke depan atau hingga tahun 2022.
Bagi media planner maupun media buyer, kehadiran media di kereta Bandara menjadi alternatif solusi baru untuk meningkatkan awareness sebuah brand. Bahkan, untuk beberapa kasus, sebuah brand bisa dibangun dengan interaksi. Hal itu bisa dilakukan karena dalam dunia DOOH, interaksi antara brand dengan target market menjadi nilai tambah. Itu semua bisa diwujudkan karena DOOH memiliki teknologi yang terus berkembang seiring perubahan sosial di kalangan target market.
| Artikel terkait: | Efektifitas Digital Branding Di Dalam Kereta |
| Potensi Strategis Media Luar Ruang Digital | |
| Strategi Bertahan Media Cetak | |
| Ancaman Bisnis Media Cetak |




























