3 Aspek Yang Berpengaruh Kuat Terhadap Kinerja Iklan

0
6773

Iklan sebenarnya berperan dalam membenamkan asosiasi positif di benak audiens sekalipun hal ini bukan perkara mudah. Kesulitan menanamkan pesan asosiatif ini terjadi terutama di kalangan mereka yang disebut sebagai audiens pasif yang umumnya lebih mengutamakan program atau konten non iklan dibanding iklan. Namun situasi yang berbeda dapat terjadi jika audiens adalah seseorang yang sudah menjadi pelanggan dari suatu brand, Ia pasti sudah lebih memahami karakter dan atribut brand, sehingga iklan akan berperan sebagai penguat asosiasi mereka terhadap brand.

Berdasarkan sejumlah penelitian ditemukan bahwa ketertarikan atau pemahaman audiens terhadap pesan iklan tidak berlangsung dengan instan, namun terjadi dalam kurun waktu yang panjang hingga suatu saat audiens akan menangkap dan menerimanya dengan positif. Penelitian juga membuktikan bahwa ketika asosiasi brand sudah tertanam dengan kuat di benak seseorang, maka iklan berisi pesan asosiatif biasanya tidak akan terlalu berpengaruh terhadap pembentukan citra brand.

#3. IKLAN DAN REPETISI

Iklan akan bekerja lebih efektif jika melibatkan aspek emosional yang kuat dan disampaikan secara berulang.

Pada prinsipnya seseorang sangat jarang menaruh perhatian khusus terhadap iklan dan perhatian seseorang terhadap iklan bisa terjadi secara insidentil dalam waktu yang tidak tentu. Pesan Iklan diyakini berpeluang tertanam dalam memori setelah disampaikan secara berulang. Sejumlah studi tentang iklan membuktikan bahwa daya ingat seseorang terhadap iklan yang diakses melalui nama brand sangat dipengaruhi tingkat terpaan iklan.

 

Artikel terkait: Cukup Warna Saja Yang Bicara
Cikal Bakal “Vertical Food Photography”
Hubungan Visual Dengan Efektifitas Iklan
Interaksi Iklan Analog vs Interaksi Iklan Digital