Mengapa Iklan Masih Terus Bertahan?

0
1565

MENGAPA IKLAN MASIH BERTAHAN HINGGA SAAT INI?

IKLAN ITU SANGAT PERSUASIF

Ditengah terpaan kritik terhadap iklan, harus diakui bahwa iklan yang disampaikan dengan efektif, akan sangat berdampak terhadap penjualan, atau setidaknya menciptakan ketertarikan yang kuat terhadap brand. Teknik komunikasi iklan memang dahsyat. Melebihi kekuatan teknik komunikasi brand lainnya.

Persuasi iklan yang sangat kuat sudah sering dibuktikan melalui penelitian yang mengatakan bahwa iklan memiliki hubungan yang sangat kuat dengan target audiens, bahkan sekalipun produk tersebut disebut mengandung bahaya tertentu, iklan tetap mampu membentuk minat dan keputusan beli. Iklan memang sangat memengaruhi, sebab dianggap sebagai informasi penting, yang mengandung informasi produk secara lengkap.

Iklan adalah teknik komunikasi yang digunakan untuk menarik perhatian, merebut dan menguasai pikiran, mendorong dan menyulut emosi dan mengubah apa yang orang (audiens) pikirkan. Semua efek tersebut dapat mendorong tindakan pembelian. Teknik komunikasi iklan dapat memengaruhi perilaku seseorang dengan sangat kuat apalagi ketika mereka diterpa iklan dengan frekuensi yang sangat tinggi melalui beragam media seperti koran, majalah, televisi, radio, bioskop, billboard, direct mail, on line media, dan lain-lain.

TEKNIK PENGGARAPAN IKLAN TERUS BERKEMBANG

Teknik penggarapan iklan yang terus berkembang adalah salah satu alasan yang memungkinkan teknik komunikasi iklan tidak pernah berhenti atau punah. Keragaman audiens baik secara demografi dan psikografi menjadi faktor pendorong tumbuhnya kreasi-kreasi iklan yang semakin unik. Media yang bertumbuh dan berkembang serta melayani beragam audiens yang terfragmentasi mendorong para pencipta iklan berkreasi secara kontinu. Berbagai bahasa simbolik yang ekspresif digunakan untuk memikat perhatian audiens sehingga audiens tidak pernah merasa bosan untuk melihat iklan. Bahkan, sejumlah iklan terbukti sangat menghibur dan meninggalkan kesan yang sangat mendalam di benak audiens.

Misalnya jingle atau iklan dalam bentuk lagu seringkali diingat dengan sangat kuat berkat melodi dan lirik yang atraktif. Iklan dinilai sangat mampu menciptakan pesanan langsung (direct order) seperti yang kita amati dalam berbagai iklan direct ad yang meninggalkan nomor telepon yang bisa dihubungi segera setelah melihat iklan. Iklan jenis ini disebut infomercial dan ditayangkan dalam direct media seperti direct mail, direct TV, dan media-media interaktif lainnya. Alasan-alasan inilah yang menyebabkan pengiklan tradisional tidak pernah berniat mengurangi biaya iklan mereka apalagi jika produk mereka terbukti sangat sensitif terhadap iklan.

Sejak digunakan pertama kali oleh Guinness pada tahun 1994 lewat iklannya yang berjudul “Anticipation”, penggunaan TV Commercial sebagai branded content dewasa ini terus meningkat. Demikian juga dengan iklan interaktif yang diperagakan lewat sejumlah media digital. Media digital memang membuka ruang yang sangat luas terhadap implementasi gagasan iklan digital yang membuat iklan terus bertahan bahkan semakin kreatif. Namun demikian iklan sebaiknya tetap tampil dengan kaidah dan tatanan etik agar tidak dinilai keliru.

 

Berita terkait:
– Hindari Overconfidence, Berdamailah Dengan Client
– Seni Mengelola Orang Kreatif dan Kreatifitas
– Berpikir Kreatif Melampaui Masa Kini
– WPP Persiapkan Langkah Global di Bidang Design dan Brand Consultan Mulai 2018