Filosofi dan Strategi
Mengapa hal ini dirasakan sangat perlu bahkan seolah menjadi wajah utama yang ditampilkan oleh berbagai perusahaan periklanan global? Apakah pakem atau filosofi ini masih relevan saat ini?

Mari kita melihatnya dari kacamata strategi persaingan. Advertising agency dikenal sebagai jenis usaha yang sangat mengandalkan kekuatan orang kreatif. Hampir di setiap perusahaan periklanan, terdapat orang-orang kreatif yang diandalkan dalam membangun dan mempertahankan kepercayaan pengiklan terhadap perusahaan tempat mereka bekerja. Aset utama perusahaan periklanan salah satunya adalah tim kreatif. Pada akhirnya, hasil karya merekalah yang disebarluaskan atau ditampilkan di berbagai media baik media lama maupun baru.
Semua biro iklan memahami bahwa iklan yang hebat adalah iklan yang sukses membangun efek-efek komunikasi hingga akhirnya sukses meningkatkan penjualan. Tim penjualan suatu perusahaan akan sangat senang dan memuji hasil kerja tim komunikasi pemasaran yang terbukti menaikkan brand awareness, preferensi, trial hingga purchase.
Menciptakan iklan membutuhkan proses berpikir yang sistimatis dan pada kenyataannya tidak bisa terpisah dari variabel-variabel komunikasi dan pemasaran. Oleh sebab itu, pengiklan membutuhkan rasionalisasi atas setiap hasil karya kreatif terutama rasionalisasi dari sudut pandang brand dan persaingan pasar. Iklan adalah bagian dari proses pengembangan visi brand yang terkait erat dengan strategi korporasi atau unit bisnis perusahaan.
Ketika USP dikembangan, filosofinya adalah keunikan brand. Hingga saat ini, keunikan brand tetap harus ditemukan dan dikomunikasikan hingga kemudian dibagikan (shared) lewat berbagai media baru termasuk media sosial interaktif. Cara berpikir juga harus disruptive jika anda tidak ingin terlihat seperti zombie. Apperture atau pemanfaatan setiap celah dan kesempatan juga penting sebab kejelian dalam memanfaatkan kesempatan yang sangat tipis sekalipun adalah salah satu kunci menuju kesuksesan.
Pertanyaannya bagi kita: apakah kita sudah cukup sekedar mengcopy atau berusaha menciptakan filosofi berpikir yang mampu membuat kita stands out dari pesaing kita? Kemampuan kita harus terus diasah dan terus belajar dari mereka yang sudah melangkah jauh dari tempat kita berdiri.
| Berita terkait: |
| – Mari Berpikir Skematik |
| – Menjawab Tantang Besar Profesi Account Management |




























