Sudah Saatnya Sirkulasi Media Cetak Diaudit Secara Terbuka

0
4081

Angka sirkulasi atau jumlah fisik media yang benar-benar sampai ke tangan pembaca yang merupakan hasil audit lembaga independen seperti ABC jelas sangat ditunggu dan dibutuhkan pengiklan.

Di India misalnya, ABC beranggotakan 562 harian, 107 mingguan dan 50 majalah serta 125 biromiklan, 45 pengiklan dan 22 asosiasi dan agen baru yang terhubung dengan media cetak dan aktifitas periklanan. ABC merangkum hampir semua kota-kota utama di India (www.auditbureau.org)

Setiap pengiklan pasti ingin mengetahui fakta dan angka sirkulasi terbaru setiap media sebelum menginvestasikan uangnya dalam bentuk iklan. Pengiklan berkeinginan kuat untuk mengetahui berapa banyak orang yang membeli suatu media serta di daerah mana sajakah media itu terjual. Data hasil audit ABC merupakan data yang sangat rinci dan mendalam atau bukan opini, klaim atau dugaan.

Audit sirkulasi dilakukan untuk menjawab kepercayaan pengiklan yang menyebut uang sama dengan kepercayaan berinvestasi. Audit Media Association of Australia menyebut bahwa 8 dari 10 pengiklan lebih memprioritaskan media yang menyajikan data audit sirkulasi yang transparan. Mereka kurang percaya kepada data yang tidak independen.

Perenungan buat pengelola media cetak di Indonesia:
  • Harus menyadari betul bahwa persaingan dengan media baru hanya bisa diatasi dengan cara transparansi.
  • Sajikan saja data sirkulasi yang benar. Bagaimanapun, jika data sirkulasi yang disajikan ternyata adalah angka yang tidak benar bahkan sangat jauh dari fakta yang sesungguhnya, pasti lambat laun akan menimbulkan ketidakpercayaan pengiklan dan ketika ketidakpercayaan ini sudah menahun maka dampak yang timbul pasti lebih buruk
  • Bukan tidak mungkin media cetak semakin ditinggalkan pengiklan sebagai dampak ketidakpercayaan mereka terhadap perilaku pengelola media cetak yang tidak kunjung transparan, bukan karena isi dan jumlah sirkulasi yang terus menurun.
  • Sirkulasi anda mungkin menurun, tapi menurun hingga ke tingkat keseimbangan sirkulasi baru yang berkualitas sehingga di mata pengiklan media anda bukan media gagal tapi media yang menuju kepada tingkat sirkulasi yang berkualitas (qualified circulation).

 

Berita terkait:
– Mengapa Iklan Terus Bertahan?
– Seni Mengelola Orang Kreatif dan Kreatifitas
– Berpikir Kreatif Melampaui Masa Kini
– Alarm Bahaya Terhadap Media Konvensional Semakin Kuat: Berubah atau Bubar