Dinamika Dan Kompleksitas Yang Ditimbulkan Teknologi Internet

0
2296

DAMPAK TERHADAP INDUSTRI PERIKLANAN: BIG DATA

Kehidupan industri periklanan juga sudah berubah total. Pola komunikasi iklan tidak lagi mengandalkan kekuatan kreatif sebagai hal yang utama namun berpindah kepada kekuatan media dimana interaksi dalam arti luas menjadi alat ukur utama. Pengiklan mencari cara-cara baru dalam menangkap perhatian audiens termasuk menggunakan voice search dan personalised messages.

Targeted kemudian menjadi kata kunci yang semakin menguat hingga para perancang teknologi komunikasi mencari berbagai macam cara dalam menjangkau target market hingga ke tingkat yang sangat personal atau pribadi. Perilaku penggunaan internet setiap individu diikuti dengan cermat oleh mesin-mesin digital yang seolah berada di belakang kita mengamat-amati aktifitas internet kita sepanjang waktu.

Korban utama dari konsep targeted ini adalah media-media massa konvensional yang dianggap tidak mempunyai kapasitas yang cukup untuk menemui audiensnya secara pribadi. Mereka ditinggalkan oleh pengiklan yang berpindah ke media-media digital baru yang dianggap lebih targeted.

Penggunaan big data dalam konteks one-on-one marketing semakin agresif dan menghadirkan tantangan yang semakin menggunung bagi media konvensional di masa mendatang.

  • Ribuan brand berlomba-lomba mencari teknologi baru yang menyediakan peluang bagi terselenggaranya pola komunikasi targeted dimana akhirnya audiens akan disibukkan dengan ribuan pesan yang berpotensi mengganggu ranah pribadi atau privat. Sebagian orang mungkin tidak mempersoalkan hal ini, namun sebagian orang mulai risau dengan pesan-pesan komersial yang dengan mudah menembus perangkat teknologi personal mereka.

  • Media konvensional terus tertekan dan kehilangan pendapatan iklan mereka secara signifikan. Bukan karena persoalan mutu isinya yang memudar, namun media-media cetak yang mutu isinya masih sangat berkualitas terpaksa mundur dari arena persaingan media karena fungsi iklan yang mereka tawarkan dianggap tidak relevan dengan kebutuhan interaksi-targeted brand saat ini.

Komunitas periklanan Indonesia tampaknya perlu melakukan diskusi yang komprehensif tentang kompleksitas ini khususnya dalam menyiapkan strategi komunikasi brand yang lebih tajam di tahun 2018.

 

Berita terkait:
– Mari Berpikir Skematik
– Menjawab Tantang Besar Profesi Account Management
– Filosofi Biro Iklan Terkenal: Bates, DBWA, dan DDB 
– Pemahaman Awal Tentang Disruption