Brand Exposure Diatas Kecepatan 200 Km/Jam

0
1136
Brand exposure dari sponsor bertarung di motor berkecepatan 200 Km/jam.


ADVERTISING-INDONESIA.id – Sekencang apapun motor di ajang MotoGP melaju di trek, akan selalu dikejar oleh kamera. Setiap detik yang berjalan berarti visual yang tayang di seluruh dunia. Jika seorang cameraman ketinggalan momen mengabadikan motor yang melaju didepannya, berarti dunia juga ketinggalan momentum paling berharga. Momen apakah itu? Momentum dimana kamera menyorot pembalap dan motor dengan logo sponsor yang melekat.

Dorna sebagai penyelenggara ajang MotoGP sangat berhati-hati terhadap produksi TV untuk MotoGP. Produksi TV tersebut meliputi penayangan berbagai angle balap dari setiap pembalap dengan logo sponsor yang ada. Di tahun 2011 Dorna sudah melengkapi seluruh teknologinya dengan kamera HD. Jumlah kamera tersebut masih ditambah dengan 90-an kamera yang melekat di motor, roving di pit lane termasuk kamera Gyro cam dari helikopter yang akan mengambil setiap angle dari motor, pembalap hingga bisa mengabadikan adegan “drama” yang ada di sirkuit.

Dorna mengibaratkan bahwa kamera yang ada di sirkuit ibara sebuah orkestra. Begitu banyak kamera, peralatan hingga crew berpadu untuk menayangkan balap MotoGP sehingga butuh harmonisasi agar menghasilkan tayangan live MotoGP yang luar biasa. Untuk setiap ajang balap, Dorna total menayangkan liputan MotoGP ke 207 negara dimana 63% diantaranya menayangkan secara Live. Termasuk didalamnya adalah Trans7 yang lebih dari 10 tahun menayangkan MotoGP.

Brand Exposure di sebuah motor yang bertarung di MotoGP bisa terlihat sebanyak beberapa kali dalam 1 frame.

Brand Exposure di MotoGP

Hal yang menarik dari MotoGP adalah brand exposure yang tayang di TV yang disiarkan ke 207 negara. Dorna telah memperhitungkan dengan matang tentang bagaimana membangun brand exposure. Meskipun motor melaju hingga 230 Km/jam namun kamera dengan sigap mengejar motor hingga logo sponsor tetap nampak dominan.

Logo yang nampak di TV terlihat mulai dari logo sponsor yang ada di motor, baju pembalap (racing suit) dan helm. Untuk satu frame dengan angle tertentu mampu memberi impresi maksimal sesuai dengan ukuran logo sponsor. Contohnya seperti gambar diatas dimana spontor utama (title) mendapatkan exposure yang paling besar dan kemudian diikuti oleh logo lainnya dengan ukuran yang lebih kecil.

Tayangan yang menampilkan visual logo sponsor di motor bukan saja dari kamera yang ada di track, namun ada juga yang berasal dari kamera yang melekat di motor. Di tahun 2011, Dorna membuat perbandingan penggunaan kamera dengan hasil 84% berasal dari kamera yang di trek dan 16% berasal dari kamera yang ada di motor. Untuk kategori penayangan terbesar terbagi 2 yaitu pada saat kualifikasi dan pada saat balap.

Bagi sponsor yang terlibat dalam ajang MotoGP, setiap detik yang ditayangkan sangat berarti. Apalagi jika motor tersebut berada di urutan depan, bertarung untuk menjadi nomor 1. Jika logo sponsor berada di motor urutan terdepan hingga di expose lebih lama maka disinilah efektifitas lebih branding lebih kuat.


– Baru dibangun Platform Fashion LYKE Milik Agnez Mo Sudah 2 Juta Download
– Iklan Meikarta Per September Tembus 1,2 Triliun!
– Titik Sponsorship MotoGPPosisi Menentukan Impresi
– Mengenali Benefit Sponsorship di Tim Pabrikan MotoGP