Mencoba Menangkap Pesan “Dead Air” Radio di Jakarta

0
8744

Jika dicermati lebih mendalam, pesan “Dead Air” bukan hanya ditujukan kepada pendengar radio, tapi juga bagi seluruh pemangku kepentingan radio di Jakarta dan di Indonesia pada umumnya. Untuk itu perlu dibangun kerjasama yang lebih kuat antara setiap pemangku kepentingan industri radio mulai dari insan radio, advertiser hingga agency. Ini bukan soal satu atau dua radio saja, tapi yang perlu diingat bahwa ini adalah industri dimana ada ratusan orang bekerja dan menggantungkan hidupnya dari industri radio, mulai dari pemimpin perusahaan, anchor, music producer hingga kurir radio sekalipun.

Dengan adanya “Dead Air” radio-radio di Jakarta itu sekaligus mengkomunikasikan kepada seluruh pemangku kepentingan industri radio bahwa radio masih menjadi kekuatan. Kekuatan dimana radio sebagai corong informasi dan hiburan dan masih menjadi media yang harus diperhitungkan oleh banyak pihak.


– Penanyangan Iklan Saat Jeda Iklan dan Tayangan Brand Dalam Program TVStrategi Media Advertising Terus…
– Menyatukan Generasi Periklanan ‘Zaman Old’ dan ‘Zaman Now’
– Mengintip Peluang Bisnis Media Placement Agency
– Mengejar Billing di Sisa Kwartal 2017