Indra Yudhistira Ramadhan, Direktur Utama IEP inhouse production SCTV dan Indosiar :
Nasib Industri Pertelevisian di Indonesia Terancam Punah

0
2404

Menurut Indra, hingga saat ini TV masih menjadi media plafform yang dominan. Namun, lambat laun konsep TV broadcasting yang berlaku saat ini akan berubah dengan hadirnya dan semakain cepatnya internet.

“Internet adalah sesuatu tentang kontrol yang dipegang oleh penggunanya. Kalau televisi tidak bertransformasi ke dunia digital, siap-siaplah gulung tikar,” ujarnya.

“Televisi harus siap-siap beralih ke televisi digital agar tidak bubar. Jangan lupa terhadap perubahan dan perkembangan jaman yang sedemikian cepat lajunya, “ Tegas Indra.

Saat ini televisi di Indonesia memang masih mendapat tempat di hati sebagian masyarakat yang belum terbiasa dan masih sulit mengakses internet. “Tapi kalau teknologi 5G sudah masuk, dan menggunakan internet lebih cepat, kematian televisi akan lebih cepat,” sambungnya.

Indra memberikan gambaran perbandingannya, bila dulu orang mau nonton acara televisi, berita, musik atau sinetron, telah ditentukan oleh TV program. Telah ditentukan waktu dan jam tayangnya.

“Sekarang dan kedepannya, orang dapat menonton acara tv kapan saja dia mau, dan dapat dilakukan dimana saja. Ditambah pula oleh koneksi internet yang makin cepat, semakin membuat televisi berada dalam genggaman penontonnya,” ujar Indra.

Perkembangan kearah TV digital ini pun membuka peluang usaha bagi rumah-rumah produksi penyedia content.

Segala informasi yang semakin bisa cepat dan mudah di akses, menembus batas ruang dan waktu, dengan perangkat yang semakin mudah dibawah, menuntut stasiun tv untuk menyajikan materi acara yang menarik. Penonton tv yang juga pengguna internet adalah ‘dewa’. Dialah yang menentukan acara apa yang mau ditonton dan kapan mau nontonnya.

Tentu saja ada sisi negatif, ada terutama dalam hal pengawasan pada anak-anak yang masih dibawa umur. Orangtua akan semakin sulit mengawasi tayangan apa yang mereka tonton. Negara pun sulit memfilter tayangan. Dituntut kedewasaan manusianya dalam menggunakan internet, hidup dalam era digitalisasi.

 


– Paradigma Baru Dunia Komunikasi
– Masa Depan Industri Advertising Indonesia Simak, Tuturan Jernih Gandhi Suryoto (Bag1)
– Mencoba Menangkap Pesan “Dead Air” Radio di Jakarta
– Survey Nielsen Terhadap Media CetakMedia Cetak Dinilai Sebagai Media yang Lebih Dipercaya