Mulai Februari 2018, Google Chrome Akan Blokir Iklan yang Menggangu

0
1756


ADVERTISING-INDONESIA.id – Google kembali mengumumkan kelanjutan mereka memasang fitur pemblokir iklan di peramban Chrome.

Dilaporkan Venture Beat, fitur tersebut akan aktif bekerja di tanggal 15 Februari 2018. Tentunya iklan menjadi salah satu sumber penghasilan yang didulang dari internet dan Google sendiri mengandalkan iklan.

Bukan berarti seluruh iklan akan diblokir untuk tampil lewat peramban Chrome. Google hanya akan menblokir tampilan yang tergolong menggangu kenyamanan pengguna internet sehingga berakibat mereka enggan mengakses sebuah situs.

Dalam program Ad Experience Report, Google akan memberikan panduan bagi pihak penyedia iklan serta pemiliki situs tentang iklan yang lebih baik.

Langkah yang diambil Google tersebut bagian dari partisipasi Google dalam organisasi Coalition for Better Ads, yang bertujuan mendorong industri iklan membuat konten iklan yang jauh lebih baik dan memperhatikan kenyamanan pengguna.

Dengan begitu, terhitung 15 Februari 2018 Google secara ketat akan memantau setiap iklan yang tampil di peramban Chrome. Apabila ada iklan yang melanggar maka Google akan langsung memblokir iklan tersebut dan membuat laporan kepada penyedia iklan.

Dalam panduan yang dibuat Google, disebutkan beberapa bentuk iklan dalam versi desktop dan mobile. Misalnya iklan yang menutupi satu layar penuh, iklan dengan video yang terputar secara otomatis dengan suara, iklan yang tiba-tiba muncul, serta iklan yang berisi hitungan mundur sebelum iklan tersebut bisa ditutup.


– Facebook Keluarkan Fitur Baru Bernama Snooze
– TemanJalan Diakuisisi Line: Solusi Transportasi Berbasis Komunitas Lebih Menarik
– Alotnya Menyoal UU Penyiaran dan TV Digital