Masa Suram Media Cetak di Tahun 2017

0
1687

ADVERTISING-INDONESIA.id – Di awal tahun 2018 ini sudah ada sekitar 2 hingga 3 media cetak yang menutup usahanya. Media cetak tersebut adalah Majalah Rolling Stone, FHM dan Auto Bild. Ketiganya dulunya majalah besar dan memiliki basis pembaca tersebar di Indonesia. Kini mereka telah menutup halaman terakhirnya dan menyisakan kenangan di dalam hati pembaca setianya.

Jelang detik-detik akhir tahun 2017 muncul “Press Release” dari RollingStone yang tersebar di media sosial. Tadinya sempat berpikir, mengapa press release tersebut beredar di media sosial? Kami anggap bahwa RollingStone adalah media yang paling siap dengan berbagai konsekuensi akibat penutupan majalahnya hingga berani mengumumkan penutupannya bahkan melalui media sosial.

Beberapa waktu sebelum RollingStone, muncul majalah FHM dan Auto Bild edisi Desember dengan tulisan yang intinya adalah edisi terakhir dan dengan teks cover bulb di pojok kanan atas dengan tulisan 2003–2017. Itulah tulisan tentang tahun mereka mulai berdiri dan kapan mereka menutup bisnisnya.

Ketiga majalah tersebut adalah sebagian kecil dari majalah ataupun media cetak yang menutup bisnisnya di tahun 2017. Sudah benar-benar sulit bagi media cetak untuk bisa bertahan di era digital seperti saat ini. Kalaupun mereka bisa mentransformasikan diri menjadi digital, namun tidak serta merta bisa mendapatkan keuntungan karena media cetak dan digital adalah 2 platform yang berbeda, terutama dari sisi readership. Apalagi sebagian dari konten media cetak diakuisisi oleh media digital sehingga tidak ada lagi eksklusifitas, sehingga sulit bagi media cetak untuk mendapatkan pembaca setia dan dicari oleh pembaca dari platform digital, terutama pembaca di usia muda. Apalagi dengan budaya kerja antara media print dengan media digital yang sangat jauh berbeda. Semuanya terlambat.