Lagu milik dua biduan dangdut Via Vallen dan Nella Kharisma hingga Februari 2018, telah diputar lebih dari 100 juta kali di YouTube.
Dua biduan dangdut Via Vallen dan Nella Kharisma kini tengah mencapai puncak popularitas mereka. Tembang dangdut berjudul “Sayang” milik Via misalnya, selalu diputar dan diperdengarkan dimana-mana. Tak hanya Via, kehadiran Nella Kharisma juga seakan menghipnotis banyak pecinta musik koplo di tanah air. Pelantun Jaran Goyang dan Konco Mesra tersebut juga tak kalah populer dengan Via. Bisa dibilang, keduanya kini sama-sama menjadi idola baru di dunia musik tanah air khususnya genre dangdut koplo.
Semenjak kemunculannya dengan lagu Sayang, Via memang sudah mencuri perhatian. Lagu tersebut pertama kali diunggah di YouTube lewat akun ascadamusik pada 24 Februari 2017 lalu. Hingga hari ini, Februarti 2018, video tersebut telah ditonton sebanyak 130,515,165 juta kali. Angka yang cukup fantastis untuk seorang penyanyi dangdut pendatang baru seperti Via.
Sementara itu, lagu milik Nella yang berjudul Jaran Goyang, telah ditonton di YouTube sebanyak 136,620,423 juta kali per Februari 2018. Padahal lagu tersebut baru diunggah ke Youtube oleh akun DD Star Record sejak 26 April 2017.
Lagu “Jaran Goyang milik Nella juga menjadi salah satu yang terpopuler. Diketahui Nella Kharisma berada pada urutan teratas selebriti yang paling dicari di google sepanjang tahun 2017.
Pencapaian ratusan juta penonton di YouTube tersebut diraih oleh Via dan Nella dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. Angka tersebut bahkan mengalahkan lagu Alamat Palsu milik pedangdut Ayu Ting Ting yang hanya meraih 2,5 juta penonton sejak diunggah 3 tahun lalu.
Lantas, dengan angka penonton yang fantastis tersebut, kira-kira berapa jumlah pundi-pundi rupiah yang berhasil didapatkan oleh Via Vallen dan Nella Kharisma dari YouTube?
Jika kita asumsikan saja bayarannya adalah 1 dolar per 1.000 kali tayangan video, dengan kurs dolar AS per hari ini, yaitu Rp13.500, maka video Via Vallen yang telah ditonton sebanyak 130,515,165 juta kali tersebut telah menghasilkan sekitar Rp1.761.954.727 miliar.





























