Perubahan Gaya Hidup Era Digital:
Konsumen Semakin Membutuhkan Kenyamanan

0
1189

Cemilan Bernutrisi Menjadi Alternatif Sarapan Konsumen Indonesia
Kepadatan tingkat transportasi perkotaan merupakan salah satu faktor yang mendorong 33 persen konsumen online Indonesia memilih menggunakan layanan pesan antar untuk makanan. Dengan pertumbuhan layanan pengantaran restoran atau makanan mencapai 6 persen, angka ini lebih tinggi jika dibandingkan rata-rata negara di Asia Pasifik yang hanya bertumbuh 3 persen.

Kepadatan transportasi yang cenderung terjadi di jam awal aktifitas yakni pagi hari membuat 87 persen dari konsumen online Indonesia memilih untuk menyempatkan sarapan di rumah. Bahkan 69 persen responden memilih untuk mengkonsumsi cemilan/snack sebagai alternatif sarapannya, dengan memilih makanan cemilan yang memuaskan rasa lapar (80%) atau yang mengandung nutrisi kebutuhan harian mereka (80%) di pagi hari.

Toko Ritel Format Kecil dan Nyaman Menjadi Pilihan Konsumen Indonesia
Pengalaman berbelanja bagi konsumen saat ini didorong oleh terjadinya evolusi lanskap ritel, e-dagang dan fasilitas omnichannel. 61% konsumen online Indonesia menyatakan mereka merasa bahwa berbelanja kebutuhan sehari-hari adalah pekerjaan rumah yang rutin, dan mereka berusaha menghabiskan waktu seminimal mungkin untuk melakukannya. 58 persen konsumen menyatakan akan memilih toko ritel dengan lokasi yang nyaman bagi mereka, dan 48 persen memilih toko dengan layout yang memudahkan konsumen untuk berbelanja.

Toko ritel yang memudahkan pergerakan saat masuk dan keluar toko (44%) dan toko dengan antrian pembayaran tercepat dan terpendek (44%) juga menjadi alasan lainnya konsumen memilih berbelanja di toko ritel tertentu.

Di sisi lain, format toko ritel kecil semakin luas menjejakkan kakinya. Di Indonesia, indeks jumlah toko minimarket mengalami peningkatan dengan nilai 115 pada 2017 dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya. Format toko yang lebih kecil sering memiliki keunggulan kedekatan jarak, dan semakin baik ditempatkan untuk mengoptimalkan berbagai macam produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pembeli lokal, membuat pendapatan minimarket juga bertumbuh sebesar 6,4%.