Meskipun sentimen konsumen menguat di sisi keuangan mereka, banyak yang merasakan tekanan dari kenaikan biaya hidup. Secara global, hanya 15% konsumen merasa mereka dapat berbelanja dengan bebas. Namun kabar baiknya adalah, angka ini berbeda dengan konsumen Indonesia karena masih sekitar 19 persen konsumen Indonesia merasa bebas untuk berbelanja.
“Dari hasil studi ini tercatat bahwa banyak konsumen merasa lebih stabil secara finansial daripada yang mereka rasakan di masa lalu, dan untuk konsumen Indonesia, hasil temuan dari studi tentang Keyakinan Konsumen di kuartal empat tahun lalu menunjukkan bahwa keinginan atau kepercayaan konsumen untuk berbelanja meningkat,” kata Agus Nurudin, Managing Director, Nielsen Indonesia. “Lanskap ritel memang sedang mengalami perubahan di banyak negara karena konsumen menyesuaikan pengeluaran mereka berdasarkan prioritas pribadi dan harga. Para pemilik merek juga perlu menyesuaikan bisnis mereka agar tetap bisa meraih peluang untuk bertumbuh.”
Grafik 1: Persepsi konsumen mengenai kondisi finansial vs pertumbuhan pendapatan (Top 10)

Grafik 2: Peningkatan belanja konsumen – Top 5






























