Dampak CPT Impressions Terhadap Mutu Isi Situs Berita Media Online

0
2487
Situs media online targeted dengan pageviews yang tinggi patut dipertimbangkan

ADVERTISING-INDONESIA.id – Perang perebutan audiens dan iklan antar media konvensional dan baru terutama digital semakin seru. Jumlah dan kualitas konsumsi audiens terhadap media konvensional seperti cetak dan radio tampak terus menurun. Pemasang iklan media cetak berpindah ke media online dengan salah satu alasan, media cetak dianggap tidak mampu memberikan kepastian berapa jumlah audiens yang benar-benar melihat iklan. Pengelola media cetak memang terbentur dengan masalah-masalah pengukuran hingga akhirnya posisi media ini semakin terpinggirkan ketika media online hadir menawarkan angka hasil pengukuran jumlah audiens yang diterpa iklan.

CPC (cost per click) Dianggap Tidak Ideal
Sebetulnya, iklan di media cetak masih memiliki potensi menerpa audiens terutama iklan dalam ukuran yang cukup besar dan menyolok. Namun pola konsumsi media cetak yang berubah baik dari segi curahan waktu dan konsistensi atau regularitas konsumsi telah mengubur impian sebagian para pemilik media cetak untuk terus bertahan dan memenangkan pasar. Bahkan, media cetak dengan isi yang sangat kredibel juga mundur perlahan-lahan dari arena permainan. Inikah akhir dari era media cetak yang terjadi karena permainan angka atau digit?

 Baca : Media Planning: Konsep Efisiensi dan Efektifitas Dalam Pemilihan Media

Namun demikian, kenyataan pasar tidak juga indah bagi para pengelola situs media online. Sebagian media online juga tidak diuntungkan dengan istilah atau penggunaan cost per click (CPC), sebab dalam penerapan CPC, pengiklan tidak akan membayar iklan yang dipasang di salah satu situs online selama belum memenuhi jumlah audiens yang benar-benar mengklik iklan tersebut. Berapa sih jumlahnya ? 1000? 2000? 3000? Atau 1,000,000 klik? Siapa yang bisa menjamin bahwa audiens akan mengklik setiap iklan yang mereka lihat? Apakah tidak cukup hanya menggunakan impression? Tapi jangankan impression, CPC juga dalam beberapa kesepakatan dinaikkan hingga ke cost per conversion. Tidak heran banyak juga media-media online yang tidak bisa bertahan lama di tengah hiruk pikuk media digital saat ini.