
|
ADVERTISING-INDONESIA.id – Kita mengenal beberapa metric atau pengukuran aktifitas audiens di media online, dari mulai visit hingga conversion. Mari kita lihat prosesnya: |
Dimulai dari Rencana Visit
Saat seseorang mulai mengetik alamat suatu situs, orang tersebut terkategorikan hendak melakukan kunjungan (to visit) ke situs tersebut. Orang tersebut dipanggil sebagai visitor. Ketika situs berhasil dibuka, dapat diduga si visitor akan mulai melakukan aktifitas kunjungan atau disebut sebagai visit activity.
Visitor dan visit menjadi kunci awal dalam membangun kesuksesan sebuah situs. Membawa atau mengarahkan seseorang mengunjungi suatu situs bukan perkara mudah. Namun banyak cara yang dapat dilakukan agar hal itu benar-benar terwujud. Salah satunya adalah dengan mempromosikan situs lewat cara-cara yang efektif.
Aktifitas Visit
Aktifitas visit yang paling umum dilakukan visitor adalah membuka ragam halaman atau kanal yang disukai kemudian membaca atau menonton isinya. Seorang visitor dalam sekejap sangat mungkin tertarik mengunjungi situs yang lain. Tangannyapun mulai mengetik alamat situs yang lain, menunggu hingga terbuka dan segera mengamat-amati halaman depannya. Artinya, adalah sangat mungkin dalam kurun waktu tertentu seorang visitor membuka dan mengunjungi dua situs secara bergantian.
Terbentuknya Impression
Selagi asik membuka-buka halaman elektronik situs-situs tersebut, tiba-tiba muncullah iklan yang menutupi halaman situs dan serta merta mata sang visitor bergerak mencari tanda silang (X), menekannya dengan tombol mouse agar segera lenyap. Sebetulnya, saat iklan itu muncul dan terlihat dengan sekejap, kejadian itu disebut dengan first impression. Kalau pada saat yang bersamaan ada misalnya 1000 orang yang sedang membuka situs yang sama dan diterpa iklan yang sama maka jumlah impression menjadi 1000. Kalau mereka melihatnya berkali-kali maka impressionnya tinggal dikali. Perhitungan impression untuk iklan statis yang biasa tampil di halaman awal atau home page atau halaman lainnya, dimulai setiap kali halaman dibuka atau dikunjungi oleh visitor. Untuk setiap satu terpaan iklan di setiap halaman dihitung satu impression.
Baca : Hasil Karya Kreatif Insan Periklanan Bukan Komoditi
Time on site, Pageview dan New Visitor
Jika visitor bertahan hingga selama 4 menit pada suatu situs, serta membuka dan menikmati halaman-halaman situs, maka dalam bahasa pengukuran media online durasi tersebut dinamai time on site. Jika dalam 4 menit si visitor ternyata membuka 4 halaman maka pageview per visit dari si visitor ini adalah 4. Sampai disini, dapat disimpulkan kualitas kunjungan atau visit sang visitor per satu kali visit adalah: 4 menit time on visit dengan 4 pageview. Setelah keluar dari situs tersebut dan dalam 30 hingga 60 menit kemudian si visitor kembali melakukan kunjungan ke situs yang sama maka si visitor dihitung sebagai pengunjung baru atau dalam bahasa pengukuran disebut new visitor. Artinya, satu orang yang sama kalau mengunjungi situs yang sama dalam interval lebih dari 30 menit akan selalu dihitung sebagai orang yang berbeda atau new visitor.
Baca : Pemikiran Kreatif: Strategi Advertising = Sinergi Strategi Kreatif + Strategi Media
Bagi pemilik situs, mencapai setinggi-tingginya jumlah visitor, visit, number of visit, time on site per visit dan number of pages viewed per visit adalah tujuan utama. Sementara bagi pengiklan, tidak sekedar itu, harapan mereka yang lebih jauh lagi adalah persentase visit-to-lead conversion yang dimulai dari klik.




























