
|
|
Sebut saja display ads, rich media ads, contextual advertising, e-mail advertising, sponsored content, social media advertising, content marketing, website, kemudian mobile advertising and applications, e-CRM, point of sales integration, search marketing and optimization dan lain-lain. Keragaman ini akhirnya membuat penggunaan media digital semakin populer di kalangan pemilik brand, sementara posisi media-media konvensional semakin terhimpit dan para pemiliknya terus memutar otak dalam mencari sumber pendapatan baru serta melakukan penghematan demi penghematan demi bertahan.
Jika dibandingkan antara media konvensional dan media digital maka media konvensional secara teknik terlihat kuno dan kurang menarik sehingga peluang untuk meraih pendapatan iklan semakin tipis. Sekalipun secara isi, banyak pihak mengakui bahwa sebagian media konvensional masih memiliki kekuatan editorial dan audiens tertentu masih memperhitungkan media konvensional sebagai salah satu sumber informasi dan berita buat mereka. Persoalannya adalah pengiklan tidak lagi antusias menempatkan iklan di media-media konvensional dengan berbagai alasan seperti menurunnya kualitas konsumsi terhadap isi, minimnya pengukuran iklan dan terbatasnya jenis iklan yang dapat digunakan.
Beragam carapun sudah ditempuh oleh para pengelola media konvensional untuk bertahan termasuk misalnya menciptakan versi online dan mengajak audiens untuk membayar konten tertentu. Belakangan ini sejumlah media news online tampak berusaha menaikkan pendapatan dengan mengajak para pengguna media mereka untuk membayar konten tertentu yang mereka baca. Namun tampaknya belum terlalu berhasil karena audiens sudah terbiasa membaca berita lewat media online secara cuma-cuma. Konten berbayar sejauh ini cukup berhasil dilakukan oleh media-media yang menawarkan hasil-hasil penelitian, atau studi terbaru tentang beragam fenomena sosial, namun untuk media berita umum sepertinya hal ini belum menunjukkan hasil. Cara lain yang juga sudah dilakukan adalah menciptakan event-event komunitas yang relevan dengan isi yang mereka kelola.





























