Tidak Selamanya Media Digital Itu Unggul

0
2006

ADVERTISING-INDONESIA.id  Kombinasi teks (copy) dan visual yang dituangkan kedalam layout dan ukuran yang pas, sekalipun dilihat oleh jumlah audiens yang mungkin tidak sebanyak audiens media digital, adalah kekuatan iklan media cetak yang pasti memberi dampak yang kuat terhadap brand.


Pesatnya perkembangan teknologi dan piranti digital yang mengusung berbagai media-media digital tak pelak meruntuhkan dominasi perusahaan-perusahaan media konvensional. Sebagian perusahaan media lama berbasis teknologi konvensional bahkan tidak kuasa menghadapi perubahan industri media dan terpaksa bubar karena kehilangan audiens dan pendapatan yang signifikan.

Di benak kelompok usia 40 tahun ke atas masih terekam dengan jelas keakraban mereka dengan berbagai media konvensional yang sejak lama mewarnai pasar media Indonesia. Harian Kompas, Majalah Tempo, Majalah Hai, Majalah Gatra, Majalah Femina, Majalah Kartini, Radio Sonora, Radio Trijaya, Radio Prambors, Radio Kayumanis, Radio Ramako adalah sebagian dari media lawas yang menyertai perjalanan panjang industri media di Indonesia. Media-media ini harus bertarung mempertahankan diri dari gempuran hebat media-media baru yang tampil lewat piranti digital. Sebagian berhasil dan bertahan dengan perjuangan berat, sebagian lagi gagal dan terpaksa membubarkan diri.