Berbagai Misteri Advertising

0
177

Tahukah anda, bahwa advertising itu penuh drama, kesan, dan misteri.  Seperti berbagai pernyataan di bawah ini:

Pembuat iklan suatu produk sayangnya belum tentu orang yang benar-benar menggunakan produk tersebut.

Dalam suatu kesempatan, saya termasuk salah seorang dalam sekelompok pekerja advertising yang sedang menggarap pembuatan iklan suatu brand rokok.  Saya bukan perokok sama sekali, pengarah kreatif kami adalah perokok brand lain, dan pengarah akun senior tim kami juga tidak merokok sama sekali.  Namun demikian, kami tampil sangat hebat dalam mengemukakan berbagai kehebatan rokok tersebut, seolah kami adalah penikmat brand rokok tersebut.  Energi kami entah datang darimana sehingga kami bisa meyakinkan pemilik brand bahwa iklan kami sangat hebat, sekalipun kami bukan konsumen dari brand tersebut.  Saya sangat tersiksa ketika pemilik brand meminta pendapat kami tentang rasa yang dialami setelah mencoba menghisap rokok yang sedang kami garap, kami bukan pengguna brand rokok tersebut!

Berhenti beriklan dengan alasan untuk menghemat uang adalah sama dengan mematikan jam demi menghemat waktu.

Beriklan? Berhenti beriklan? Berhemat tentu perlu dilakukan demi keberlangsungan hidup atau usaha, namun jika berhemat ternyata berujung berhentinya aktifitas iklan anda, maka brand anda terancam kerdil.  Berhenti beriklan sangat berbahaya bagi brand yang sangat sensitif terhadap iklan.  Ketika pemilik brand berteriak-teriak secara subjektif bahwa belanja iklan mereka benar-benar tidak berdampak terhadap kesehatan brand dan berniat untuk berhenti beriklan, maka advertising akan menjadi terdakwa yang dihukum tanpa pengadilan.  Perlu dipahami bahwa dampak iklan harus diukur lewat survey baik pada saat maupun setelah masa kampanye.  Tentukanlah target audiens yang akan disurvey, petakan mereka secara geografis dan lakukanlah survey dengan metodologi yang betul. Jangan terburu-buru menghentikan iklan anda.

Bisnis periklanan adalah salah satu bisnis yang paling tidak aman: Insecure business

Salah seorang petinggi biro iklan terkemuka di tempat saya pernah bekerja selalu mengatakan bahwa perusahaan kami selalu terancam atau dibayang-bayangi kesulitan.  Sekalipun sudah berusaha yang terbaik, belum tentu persepsi yang sama timbul dari sisi client.  Baru-baru ini, kami baru saja mengikuti pitching yang diikuti 19 agency dan di short listed menjadi 7 agency.  Saat presentasi saya mengamati bahwa 70% dari sekitar 25 orang yang hadir sebagai perwakilan client sama sekali tidak fokus ketika kami sedang presentasi di depan.  Tim yang menyiapkan materi presentasi pitching benar-benar bekerja hingga larut malam, terkena flu dan batuk hingga demam, namun saat kami presentasi, atensi yang kami dapatkan sangat menyedihkan. Tidak ada pertanyaan, diam seribu bahasa bak kuburan.  Sejak awal tampak tidak ada jaminan bahwa kami akan mendapatkan perhatian client.  Piching ini benar-benar pengadilan tanpa hakim.  Apalagi setelah pengumuman pemenang, bisa jadi semua hubungan bisnis yang muncul hanya formalitas, tidak ada jaminan bahwa anda pemenang sejati dan akan diperlakukan sebagai partner.  Agency fee hanya 1%….


– 4 Peran Esensial Advertising
– Hebohnya Pitching! Ikut? Tidak Ikut?
– Perlunya Membangun Komunikasi Teknis Dengan Klien
– Era Agency Service Fee Murah, 0,5%!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here